Strategi Komunikasi Krisis PT Pertamina (Persero) Pada Kasus Oplos Pertamax (Analisis Isi Berita Kompas.com Periode 25 Februari - 1 Mei 2025)
Latar Belakang: Krisis adalah insiden besar yang tidak terduga yang secara potensial berdampak buruk terhadap perusahaan maupun individu. Terutama di era digital di mana informasi menyebar dengan cepat melalui media sosial yang dapat menyebabkan krisis. Pada akhir Februari 2025, PT Pertamina (Persero) dihadapkan dengan adanya isu negatif yang tersebar di pemberitaan media online yang melibatkan anak perusahaannya. PT Pertamina Patra Niaga dalam pengadaan produk kilang diduga melakukan impor produk Pertamax secara melawan hukum. Fakta yang ditemukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) bahwa perusahaan hanya membeli Pertalite atau lebih rendah dengan harga setara Pertamax. Selanjutnya, Pertalite tersebut dioplos di Depo agar menyerupai Pertamax, kemudian dijual ke masyarakat dengan harga Pertamax. Ramainya pembicaraan publik terkait kasus ini berdampak pada timbulnya krisis di tubuh perusahaan. Peneliti menggunakan empat strategi respons komunikasi krisis yaitu deny, diminishment, rebuilding, dan bolstering untuk analisa isi berita terkait kasus oplos Pertamax. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi yang digunakan Pertamina dalam mengurangi keparahan krisis melalui pernyataan resmi dari Pertamina di media online. Metode: Pada penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan menggunakan studi dokumen sebagai metode pengumpulan data. Dokumen yang digunakan berasal dari data berita yang berkaitan dengan kasus oplos Pertamax. Hasil: Dari total 305 berita, terdapat 34 berita yang memuat pernyataan resmi dari PT Pertamina (Persero) dan Subholding. Dari total 34 berita, sebanyak 24 berita mengandung strategi deny dengan cara denial dan 10 berita mengandung strategi bolstering dengan cara ingratiation dan victimization. Kesimpulan: Melalui kombinasi strategi respons komunikasi krisis antara denial, victimization, dan ingratiation, PT Pertamina (Persero) dapat dinilai berhasil mengurangi dampak negatif atas isu yang berkembang dan secara bertahap mampu meningkatkan kembali kepercayaan konsumen.
Kata kunci: Analisis Isi, Strategi Komunikasi Krisis, PT Pertamina (Persero)
Kata kunci: Analisis Isi, Strategi Komunikasi Krisis, PT Pertamina (Persero)
Fajrianti Rifani Putri - Personal Name
123106162 - Fajrianti Rifani Putri
SKRIPSI PIK
Skripsi PIK
Indonesia
Universitas Paramadina
2026
Jakarta
xii + 101 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...