Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Pendekatan Teori Pemahaman dan Analisis Konflik Ho-Won Jeong dalam Konflik Sudan (2019-2024)

Pendekatan teori pemahaman dan analisis konflik Ho-Won Jeong mengidentifikasi elemen-elemen utama yang dibutuhkan untuk memahami situasi konflik dan dinamikanya. Perang Sudan terjadi berkepanjangan dengan kondisi politik yang tidak stabil pada periode tahun 2019 sampai 2024. Diawali dari kudeta Presiden Omar al-Bashir di tahun 2019, kemudian pengunduran diri Perdana Menteri Abdalla Hamdok pada tahun 2022, sampai terjadinya bentrokan antara SAF dan RSF pada April 2023 yang menyebabkan banyak korban jiwa. Dinamika konflik di Sudan dianalisis menggunakan metode kualitatif dengan kerangka pemikiran pemetaan konflik, kurva perkembangan konflik, dan strategi negosiasi karya Ho-Won Jeong. Pemetaan konflik menganalisis aktor-aktor yang terlibat, seperti pemerintah, SAF, dan RSF. Aktor ekternal seperti UEA, AS, Arab Saudi, dan Mesir juga dibahas pada tulisan ini. Perbedaan kebutuhan, nilai, dan kepentingan, tujuan dan isu-isu, strategi dan gaya konflik, dinamika, serta strategi intervensi. Perbedaan kepentingan politik, ekonomi, dan sosial masing-masing pihak mewarnai konflik ini. Kemudian kurva perkembangan konflik menjelaskan fase awal, eskalasi, kebuntuan (entrapment), deeskalasi, dan terminasi. Konflik Sudan periode 2019-2024 sudah melewati fase inisiasi, eskalasi, dan masih berlangsung di tahap entrapment.

Kata kunci: Teori Ho-Won Jeong, Konflik Sudan, Analisis Konflik , SAF-RSF
Suriah Anggraeni - Personal Name
221231042 - Suriah Anggraeni
TESIS PMH
Tesis PMH
Indonesia
Universitas Paramadina
2026
Jakarta
54 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...