Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Pengaruh Lingkungan Sosial Siswa dan Media terhadap Literasi Politik dan Diskursus Politik Pemilih Pemula (Studi Terhadap Pelajar SMA/SMK di Wilayah Jakarta)

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kualitas partisipasi politik pemilih pemula, khususnya dalam bentuk diskursus politik yang kritis dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah siswa pemilih pemula yang bersekolah di lima sekolah menengah di Jakarta, yaitu SMAN 68 Jakarta, SMAN 27 Jakarta, SMKN 54 Jakarta, SMAS Perguruan Nasional 1, dan SMK Jakarta 1. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 406 siswa. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung
antarvariabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lingkungan Sosial Siswa dan media berpengaruh positif dan signifikan terhadap Literasi Politik. Selanjutnya, Literasi Politik terbukti memiliki pengaruh positif dan sangat signifikan terhadap Diskursus Politik. Namun demikian, Lingkungan Sosial Siswa dan Media tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap Diskursus Politik. Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan sosial maupun paparan media saja belum cukup untuk mendorong keterlibatan diskursif siswa tanpa didukung oleh pemahaman politik yang memadai. Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa Literasi Politik memediasi secara penuh (full mediation) hubungan antara Lingkungan Sosial Siswa dan Media terhadap Diskursus Politik. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan literasi politik sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas partisipasi politik pemilih pemula, khususnya dalam bentuk diskursus politik yang kritis dan bermakna. Institusi pendidikan, khususnya sekolah menengah, perlu mengintegrasikan pendidikan literasi politik secara lebih sistematis melalui pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir kritis, diskusi politik, dan evaluasi informasi politik. Selain itu, peran lingkungan sosial dan media perlu diarahkan tidak hanya sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai sarana yang mendukung pengembangan literasi politik siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji faktor-faktor lain yang dapat memperkuat literasi politik dan partisipasi diskursif pemilih pemula, seperti efikasi politik, pendidikan kewarganegaraan, dan keterlibatan digital.

Kata kunci: Diskursus Politik, Lingkungan Sosial Siswa, Literasi Politik, Media.
Hestiana Kiftia Sari - Personal Name
224122009 - Hestiana Kiftia Sari
TESIS PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2026
Jakarta
169 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...