Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Analisis Interaksi Simbolik dalam Sosialisasi Politik pada Anak Perempuan (Studi Kasus pada Keluarga Petani Penggarap di Desa Jejangkit Pasar Kabupaten Barito Kuala)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana sosialisasi politik pada anak perempuan dalam keluarga petani penggarap di Desa Jejangkit Pasar, Kabupaten Barito Kuala, dengan menggunakan perspektif teori interaksi simbolik George Herbert Mead. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana proses berpikir (mind), pembentukan diri (self), dan pengaruh masyarakat (society) membentuk kesadaran politik serta identitas gender anak perempuan dalam konteks keluarga pedesaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan keluarga petani penggarap sebagai informan kunci, serta informan pendukung dari aparat desa, disertai dengan observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data dilakukan secara tematik dengan mengaitkan temuan lapangan pada konsep mind, self, dan society dalam teori interaksi simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi politik pada anak perempuan berlangsung secara informal, tidak terstruktur, dan hierarkis. Politik dimaknai sebagai ranah laki-laki dan dipersepsikan sebagai sesuatu yang “belum perlu” bagi anak perempuan. Proses minding anak perempuan berkembang dalam ruang interaksi yang terbatas, dengan ayah sebagai aktor dominan dan significant other utama. Pembentukan self ditandai oleh dominasi unsur Me dibandingkan I, sehingga anak perempuan cenderung menginternalisasi norma kepatuhan dan menunda partisipasi politik. Pada level society, nilai budaya dan keagamaan membentuk generalized other yang memperkuat pembatasan simbolik terhadap keterlibatan politik perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rendahnya partisipasi politik anak perempuan bukan disebabkan oleh kurangnya kemampuan individu, melainkan sebagai hasil dari konstruksi makna sosial yang terbentuk melalui interaksi simbolik dalam keluarga dan masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya keluarga sebagai arena utama pembentukan kesadaran politik berbasis gender di masyarakat
pedesaan.

Kata kunci: Anak Perempuan, Interaksi Simbolik, Komunikasi Politik, Komunikasi Keluarga, Keluarga Petani Penggarap

Daftar pustaka: (76 Jumlah) (tahun 1926 s.d tahun 2025)
Ria Nita Anggreani - Personal Name
224122008 - Ria Nita Anggreani
TESIS PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2026
Jakarta
123 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...