Implementasi Media Video Dalam Optimalisasi Alih Pengetahuan Pada Karyawan Multigenerasi di PT Astra Otoparts Nusametal Division
PT Astra Otoparts Nusametal Division menghadapi tantangan signifikan dalam mengelola pengetahuan organisasi di era dimana empat generasi bekerja secara bersamaan, dengan risiko kehilangan 14,9% tacit knowledge kritis dalam lima tahun ke depan akibat pensiun karyawan senior. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi media video dalam optimalisasi alih pengetahuan pada karyawan multigenerasi di PT Astra Otoparts Nusametal Division, dengan fokus pada pengalaman karyawan, faktor pendukung dan penghambat, karakteristik pembelajaran multigenerasi, serta strategi implementasi yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif interpretatif, melibatkan 15 informan dari tiga generasi (Generasi X, Y, dan Z) yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan metode analisis tematik dengan tema utama , sub tema dan open coding . Untuk memperkuat temuan kualitatif, penelitian ini juga mengintegrasikan data eksperimental yang membandingkan efektivitas pembelajaran dengan dan tanpa intervensi video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video memiliki superioritas signifikan dibandingkan metode pembelajaran konvensional. Data eksperimental mengkonfirmasi bahwa kelompok dengan intervensi video mencapai skor post-test jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok tanpa intervensi yang hanya mencapai. Generasi Z menunjukkan gain tertinggi , diikuti Generasi Y dan Generasi X, mengindikasikan responsivitas berbeda terhadap media video sesuai karakteristik generasional. Faktor-faktor kunci keberhasilan implementasi meliputi kualitas desain konten yang lengkap dan detail, durasi optimal per segmen, serta aksesibilitas dan replayability yang memungkinkan pembelajaran mandiri. Hambatan utama yang diidentifikasi mencakup keterbatasan teknis (akses terbatas, kualitas produksi), hambatan organisasional (budaya sharing pengetahuan yang belum optimal), dan hambatan individual (resistensi perubahan pada generasi senior). Penelitian ini menghasilkan strategi implementasi komprehensif yang mengintegrasikan model training terintegrasi dengan strategi diferensiasi per generasi, menekankan bahwa video bukanlah solusi tunggal melainkan harus dikombinasikan dengan praktik langsung dan bimbingan trainer. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis pada integrasi Teori Pembelajaran Multimedia dengan model SECI dalam konteks manufaktur Indonesia, serta implikasi praktis untuk optimalisasi sistem knowledge management berbasis video di industri otomotif
Keywords: Knowledge Management, Knowledge Transfer, Worforce Multigenerasi, Media Video
Keywords: Knowledge Management, Knowledge Transfer, Worforce Multigenerasi, Media Video
Dian Krisita - Personal Name
224110146 - Dian Krisita
Tesis PMM
Tesis PMM
Indonesia
Universitas Paramadina
2026
Jakarta
212 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...