Strategi Membangun Budaya Kerja Inklusif dengan Profesional Grooming di Perusahaan PT Asuransi Jasa Indonesia
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya ketegangan dan perbedaan makna mengenai standar profesional grooming di PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), terutama dalam konteks lingkungan kerja multigenerasi dan multikultural. Perbedaan persepsi antar karyawan mengenai makna “profesional” dan “pantas” dalam penampilan memunculkan sejumlah persoalan, seperti resistensi terhadap aturan grooming, ketidakseragaman implementasi antar unit, serta minimnya pemahaman tentang konsep grooming yang inklusif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan penerapan profesional grooming yang inklusif, memahami bagaimana karyawan memaknai kebijakan tersebut, serta mengidentifikasi strategi komunikasi dan manajemen perubahan yang dapat mendukung pembentukan budaya kerja yang responsif terhadap keberagaman.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori Interaksionisme Simbolik, Konstruksi Sosial atas Realitas, serta Model Manajemen Perubahan Kotter untuk melihat bagaimana makna profesional grooming dibentuk melalui interaksi sosial, dilembagakan oleh kebijakan perusahaan, dan diarahkan melalui proses perubahan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan generasi menjadi faktor utama yang memengaruhi cara karyawan memahami profesional grooming. Generasi senior mengaitkan profesionalisme dengan formalitas dan kepatuhan, sedangkan generasi muda memaknai profesionalitas melalui kenyamanan, keaslian, dan ekspresi diri. Kebijakan grooming yang terlalu kaku terbukti dapat menghambat inklusivitas dan memunculkan resistensi, sementara komunikasi internal yang tidak seragam menimbulkan variasi interpretasi di berbagai unit.
Simpulan utama penelitian ini menyatakan bahwa profesional grooming dapat menjadi instrumen penting untuk memperkuat budaya kerja inklusif apabila disusun secara partisipatif, dikomunikasikan secara terbuka, dan didukung pelatihan lintas generasi. Penerapan strategi komunikasi dua arah dan kebijakan grooming yang lebih fleksibel berpotensi menciptakan lingkungan kerja yang menghargai keberagaman sekaligus menjaga citra profesional Jasindo.
Kata Kunci: Profesional Grooming, Budaya Inklusif, Komunikasi Korporat, Keberagaman.
Daftar Pustaka: (20 Sumber) (1966 – 2025)
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori Interaksionisme Simbolik, Konstruksi Sosial atas Realitas, serta Model Manajemen Perubahan Kotter untuk melihat bagaimana makna profesional grooming dibentuk melalui interaksi sosial, dilembagakan oleh kebijakan perusahaan, dan diarahkan melalui proses perubahan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan generasi menjadi faktor utama yang memengaruhi cara karyawan memahami profesional grooming. Generasi senior mengaitkan profesionalisme dengan formalitas dan kepatuhan, sedangkan generasi muda memaknai profesionalitas melalui kenyamanan, keaslian, dan ekspresi diri. Kebijakan grooming yang terlalu kaku terbukti dapat menghambat inklusivitas dan memunculkan resistensi, sementara komunikasi internal yang tidak seragam menimbulkan variasi interpretasi di berbagai unit.
Simpulan utama penelitian ini menyatakan bahwa profesional grooming dapat menjadi instrumen penting untuk memperkuat budaya kerja inklusif apabila disusun secara partisipatif, dikomunikasikan secara terbuka, dan didukung pelatihan lintas generasi. Penerapan strategi komunikasi dua arah dan kebijakan grooming yang lebih fleksibel berpotensi menciptakan lingkungan kerja yang menghargai keberagaman sekaligus menjaga citra profesional Jasindo.
Kata Kunci: Profesional Grooming, Budaya Inklusif, Komunikasi Korporat, Keberagaman.
Daftar Pustaka: (20 Sumber) (1966 – 2025)
Fadilla Putri Awalia - Personal Name
224121081 - Fadilla Putri Awalia
TESIS PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2026
Jakarta
88 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...