Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Analisis Penerapan AEO (Authorized Economic Operator) Pada Efektifitas Pengelolaan SDM di PT. OTICS Indonesia

Pembuatan tesis ini menganalisis penerapan AEO (Authorized Economic Operator) terhadap efektifitas pengelolaan sumber daya manusia (SDM) PT. OTICS Indonesia, perusahaan manufaktur komponen otomotif berorientasi ekspor. Globalisasi perdagangan meningkatkan kompleksitas rantai pasok, menuntut standar keamanan tinggi untuk mencegah penyelundupan dan risiko lainnya, sebagaimana diinisiasi World Customs Organization (WCO). Program AEO memberikan sertifikasi bagi perusahaan patuh, memfasilitasi clearance cepat dan pengurangan pemeriksaan, tetapi suksesnya bergantung pada SDM kompeten dalam SOP, dokumentasi, dan manajemen risiko. Di PT. OTICS Indonesia, penerapan AEO sejak 2025 menurunkan pelanggaran kepabeanan dari Rp miliaran (2022-2024), namun tantangan seperti ketidakmerataan pelatihan dan beban administratif masih ada. Masalah utama mencakup pemahaman AEO yang belum merata, efektivitas SDM terbatas, hambatan koordinasi, serta dampak pada kinerja. Penelitian bertujuan menganalisis implementasi AEO, menilai pengelolaan SDM, mengidentifikasi hambatan, dampak terhadap kepatuhan dan efektivitas kerja, serta merumuskan strategi perbaikan seperti pelatihan intensif dan digitalisasi. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus di PT. OTICS Indonesia, menggunakan wawancara mendalam (5 informan dari HR, ekspor-impor, logistik), observasi, dan dokumentasi (SOP, laporan pelanggaran). Analisis tematik via NVivo 14 meliputi reduksi data, penyajian, dan triangulasi sumber untuk validitas. Penerapan AEO berjalan bertahap melalui SOP dan audit internal, dengan pemahaman cukup pada tim inti tapi belum merata. Efektivitas SDM mendukung via pelatihan, tapi terhambat kompetensi rendah, beban kerja, dan resistensi budaya. Dampak positif termasuk kinerja terukur via KPI, kepatuhan meningkat, proses sistematis; namun tekanan psikologis muncul. AEO meningkatkan kepatuhan dan efisiensi SDM di PT. OTICS Indonesia, tapi optimalisasi butuh penguatan kompetensi, koordinasi lintas fungsi, dan sistem digital. Rekomendasi yang disarankan agar di jalankan yaitu mengenai pelatihan rutin, insentif berbasis AEO, revisi SOP, dan forum diskusi untuk budaya kepatuhan. Penelitian ini berkontribusi teoretis pada literatur AEO-SDM di manufaktur serta praktis bagi perusahaan serupa.

Kata Kunci: AEO (Authorized Economic Operator), Pengelolaan SDM, Rantai Pasok Global, Kepatuhan Kepabeanan, Manufaktur Otomotif Daftar Pustaka: (71) (2015 s.d 2025)
Siti Nurpiati - Personal Name
224110173 - Siti Nurpiati
Tesis PMM
Tesis PMM
Indonesia
2026
Jakarta
599 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...