Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Pengaruh Lembur Berkepanjangan Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Burnout dan Work-life Balance Sebagai Variabel Intervening

Dalam industri manufaktur yang berorientasi pada pencapaian target produksi, kebijakan lembur sering diterapkan sebagai strategi peningkatan kapasitas produksi. Namun, pendekatan ini berpotensi menimbulkan dampak terhadap kondisi psikologis dan keseimbangan kehidupan kerja karyawan yang memengaruhi kinerja secara tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lembur berkepanjangan terhadap kinerja karyawan dengan burnout dan work-life balance sebagai variabel intervening pada karyawan tetap bagian produksi PT XYZ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey, penelitian terdiri atas karyawan tetap bagian produksi yang secara rutin menjalani lembur berkepanjangan, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert lima poin serta didukung data sekunder perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembur berkepanjangan memiliki arah hubungan negatif terhadap kinerja karyawan, namun pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik. Sebaliknya, lembur berkepanjangan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan burnout dan penurunan work-life balance. Burnout terbukti berpengaruh signifikan terhadap penurunan kinerja karyawan, sedangkan work-life balance berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja. Selain itu, burnout dan work-life balance terbukti memediasi hubungan antara lembur berkepanjangan dan kinerja karyawan, dengan work-life balance sebagai jalur mediasi yang paling kuat. Temuan ini menegaskan bahwa dampak lembur berkepanjangan terhadap kinerja tidak terjadi secara langsung, melainkan melalui mekanisme kelelahan kerja dan terganggunya keseimbangan kehidupan kerja. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pengelolaan jam kerja perlu diarahkan pada keberlanjutan sumber daya manusia, bukan semata pada pencapaian output jangka pendek.

Kata kunci: lembur berkepanjangan, burnout, work-life balance, kinerja karyawan
Rusidari - Personal Name
224110079 - Rusidari
Tesis PMM
Tesis PMM
Indonesia
Universitas Paramadina
2026
Jakarta
119 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...