Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Strategi Komunikasi Politik Partai Alternatif di Negara Pascakolonial: Studi Atas Partidu Libertasaun Popular (PLP) di Timor Leste

Transformasi demokrasi pascakonflik di Timor Leste menciptakan tantangan bagi partai politik baru dalam membangun diferensiasi dari partai-partai dominan berbasis legitimasi historis. Partidu Libertasaun Popular (PLP) merepresentasikan upaya menciptakan alternatif politik melalui strategi komunikasi yang berbeda dari pola komunikasi FRETILIN dan CNRT yang mengandalkan narasi heroisme perjuangan kemerdekaan dan karisma tokoh pendiri negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi politik PLP dalam membangun diferensiasi dari partai-partai dominan, pemanfaatan media dan saluran komunikasi yang dioptimalkan, serta konstruksi identitas politik berbasis nilai moralitas, integritas, profesionalisme, dan nasionalisme inklusif sebagai pembeda dari partai berbasis legitimasi historis. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian dilaksanakan di Dili, Baucau, dan Ermera periode Maret-Oktober 2023 dengan 18 informan terdiri dari elit partai PLP, media dan jurnalis politik, akademisi dan pengamat politik, serta pemilih dan relawan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif terhadap kegiatan kampanye dan komunikasi partai, serta analisis dokumen kampanye dan konten media sosial, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi, analisis framing, dan analisis tematik dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan PLP menerapkan tiga strategi utama: pertama, komunikasi dialogis-partisipatif yang menempatkan masyarakat sebagai mitra dialog aktif melalui pertemuan suco dan kunjungan lapangan; kedua, strategi moral-performatif framing dengan distribusi reformasi antikorupsi 45%, ekonomi rakyat 30%, nasionalisme inklusif 15%, dan solidaritas sosial 10%; ketiga, model komunikasi digital-hibrida dengan transformasi signifikan dari 65% media tradisional (2018) menjadi 55% media digital (2025), mengintegrasikan Facebook 30%, WhatsApp 15%, YouTube 10%, dan radio 15%. Identitas politik PLP dikonstruksi sebagai counter-identity berbasis moralitas dan transparansi pemerintahan, profesionalisme dan budaya meritokrasi, serta nasionalisme inklusif berorientasi masa depan, membedakannya secara fundamental dari partai-partai dominan berbasis legitimasi historis perjuangan kemerdekaan.

Kata kunci: Strategi komunikasi politik, pembingkaian isu, media digital-hibrida, identitas politik, Timor Leste.
Joanico do Amaral - Personal Name
223222020 - Joanico do Amaral
TESIS PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2026
Jakarta
199 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...