Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Analisis Determinan Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat terhadap Kawasan Arktik di bawah Kepemimpinan Joe Biden Tahun 2021-2025

Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai negara hegemon yang agresif dan selalu berupaya untuk memperluas pengaruh kekuasaannya. Namun, kehadirannya di kawasan Arktik, khususnya pada masa pemerintahan Joe Biden terlihat kurang aktif dibandingkan dengan Rusia. Rusia secara konsisten melakukan militerisasi di kawasan ini untuk mempertahankan kepentingannya. Berdasarkan hal tersebut, studi ini mengeksplorasi strategi geopolitik AS di Arktik selama masa pemerintahan Joe Biden. Dengan menggunakan kerangka realisme neoklasik, penelitian ini menganalisis situasi internasional dan perhitungan politik domestik yang mempengaruhi strategi geopolitik AS yang cenderung menahan diri, meskipun kawasan Arktik memiliki potensi ekonomi dan strategis yang begitu besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintahan Biden lebih memprioritaskan perlindungan lingkungan, kerjasama internasional di bawah Arctic Council, dan hak-hak masyarakat adat; dibandingkan melakukan ekspansi militer. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas regional tanpa memicu konflik besar di kawasan tersebut. Selain itu, kawasan Arktik merupakan rumah bagi enam sekutu NATO AS, yaitu Kanada, Denmark (via Greenland), Islandia, Norwegia, Swedia, dan Finlandia; yang menegaskan pentingnya pendekatan kolaboratif. Analisis ini menunjukkan bahwa sikap menahan diri AS bukanlah kelemahan strategis, melainkan sebuah perhitungan jangka panjang untuk mempertahankan status hegemoninya melalui pendekatan yang lebih kooperatif.

Kata Kunci: Strategi Arktik AS, Realisme Neoklasik, Lingkaran Arktik, Kompetisi Geopolitik
122105056 - Marsya Pramesthi Dayusaputra
SKRIPSI PHI
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2026
Jakarta
66 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...