Konstruksi Realitas Sosial Dalam Strategi Komunikasi Digital Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Bekasi (Studi Kasus pada Kesadaran Donor Darah Generasi Z)
Penelitian ini mengkaji konstruksi realitas sosial dalam strategi komunikasi digital Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan kesadaran donor darah Generasi Z (kelahiran 1997-2012), di tengah rendahnya partisipasi Gen Z meskipun kebutuhan darah mencapai 9.000 kantong per bulan dengan data pendonor Gen Z naik dari 3.100 orang (2022) menjadi 7.400 orang (2024). Dengan menggunakan teori konstruksi realitas sosial Berger dan Luckmann (eksternalisasi, objektivasi, internalisasi), penelitian bertujuan mengkaji strategi komunikasi digital signifikan, tingkat engagement, objektivasi kebijakan, kendala implementasi, serta persepsi Gen Z terhadap pesan di Instagram dan Facebook. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi realitas sosial dalam strategi komunikasi digital Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia pada Gen Z di Kabupaten Bekasi belum optimal membentuk norma pro-donor darah akibat keterbatasan kreativitas dan platform, sehingga direkomendasikan penguatan gamifikasi, narasi personal, dan kolaborasi untuk internalisasi nilai altruistik pada Gen Z. Penelitian ini berkontribusi akademis pada kajian komunikasi digital non-profit dan praktis bagi Palang Merah Indonesia dalam mengadaptasi era digital demi stok darah berkelanjutan.
Kata Kunci: Donor darah, Generasi Z, Kesadaran donor, Konstruksi realitas sosial, Media sosial, Strategi komunikasi digital, Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Bekasi
Kata Kunci: Donor darah, Generasi Z, Kesadaran donor, Konstruksi realitas sosial, Media sosial, Strategi komunikasi digital, Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Bekasi