Strategi Komunikasi Kelompok Rumah Literasi Hijau Dalam Pelaksanaan Program Eduekowisata Di Pulau Pramuka
Kegiatan pariwisata di Kepulauan Seribu masih didominasi oleh pemanfaatan keindahan alam tanpa diimbangi dengan edukasi konservasi. Program eduekowisata merupakan salah satu inisiatif kelompok Rumah Literasi Hijau (RLH) dalam memadukan edukasi konservasi dengan aktivitas wisata alam. dengan mengoptimalkan strategi komunikasi dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi Kelompok RLH dalam pelaksanaan program eduekowisata di Pulau Pramuka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Strategi komunikasi kelompok RLH dalam pengelolaan program ini dijalankan secara holistik melalui lima dimensi utama: (1) komunikasi promosi untuk membangun citra kelompok dan pelaksanaan program kegiatan yang berkelanjutan, (2) komunikasi interpretatif sebagai sarana edukasi ekologi, (3) komunikasi lintas budaya dalam pelaksanaan program, (4) komunikasi partisipatif yang menempatkan masyarakat lokal terutama ibu-ibu sebagai aktor utama, serta (5) komunikasi lingkungan untuk manajemen isu ekosistem. Untuk meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat dan wisatawan melalui pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RLH menerapkan strategi komunikasi partisipatif berbasis gerakan akar rumput dengan melibatkan ibu rumah tangga sebagai partisipan utama serta memanfaatkan media daring dan luring untuk menyampaikan pesan konservasi. Program ini terbukti meningkatkan pemahaman dan keterlibatan wisatawan dalam kegiatan pelestarian lingkungan, sekaligus menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan melalui penanaman mangrove dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi, serta memperkuat branding Pulau Pramuka sebagai “Pulau Ku Nol Sampah”. Namun, keberlanjutan program masih menghadapi tantangan keterbatasan kapasitas internal dalam penyampaian pesan secara profesional. Temuan penelitian ini berimplikasi pada pentingnya penguatan
kapasitas komunikasi komunitas, pengembangan kolaborasi multipihak, guna meningkatkan efektivitas program eduekowisata di Pulau Pramuka. Melalui pendekatan ini, wisatawan dapat memahami makna program eduekowisata secara mendalam dan menyadari bahwa keterlibatan aktif dalam menjaga alam jauh lebih bermakna daripada sekadar memanfaatkan keindahan estetika semata. Dengan demikian, keberhasilan program eduekowisata RLH tidak hanya ditentukan oleh aspek konservasi fisik, tetapi juga oleh efektivitas strategi komunikasi yang integratif dan berkelanjutan.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Edu-Ekowisata, Rumah Literasi Hijau, Konservasi
Daftar Pustaka : 24 Buku + 11 Jurnal + 8 Artikel Web (2005–2025)
kapasitas komunikasi komunitas, pengembangan kolaborasi multipihak, guna meningkatkan efektivitas program eduekowisata di Pulau Pramuka. Melalui pendekatan ini, wisatawan dapat memahami makna program eduekowisata secara mendalam dan menyadari bahwa keterlibatan aktif dalam menjaga alam jauh lebih bermakna daripada sekadar memanfaatkan keindahan estetika semata. Dengan demikian, keberhasilan program eduekowisata RLH tidak hanya ditentukan oleh aspek konservasi fisik, tetapi juga oleh efektivitas strategi komunikasi yang integratif dan berkelanjutan.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Edu-Ekowisata, Rumah Literasi Hijau, Konservasi
Daftar Pustaka : 24 Buku + 11 Jurnal + 8 Artikel Web (2005–2025)
Devi Alamsyah - Personal Name
223221071 - Devi Alamsyah
TESIS PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2026
Jakarta
103 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...