Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Analisis Gaya Komunikasi Pimpinan Berkewarganegaraan Jepang dalam Membentuk Iklim Komunikasi Organisasi (Studi Kasus PT Narumi Manufacturing Indonesia)

Analisis Gaya Komunikasi Pimpinan Berkewarganegaraan Jepang dalam Membentuk Iklim Komunikasi Organisasi (Studi Kasus PT Narumi Manufacturing Indonesia) Penelitian ini mengkaji gaya komunikasi pimpinan berkewarganegaraan Jepang, Masanori Abe, dalam membentuk iklim komunikasi organisasi di PT Narumi Manufacturing Indonesia. Mengintegrasikan The Six Communicative Styles Tubbs dan Moss (controlling, structuring, dynamic, dengan elemen equalitarian, relinquishing, dan withdrawal) dengan dimensi high context-low context Edward T. Hall, penelitian ini menemukan pola komunikasi low-context yang dominan melalui kejelasan verbal, instruksi langsung, dan umpan balik berbasis data dalam operasional harian, yang dikombinasikan dengan penggunaan high-context secara selektif dalam relasi interpersonal dan konteks hierarkis Jepang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, berlandaskan paradigma komunikasi organisasi Goldhaber tentang organisasi sebagai jaringan interdependen pertukaran makna. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tiga informan kunci (Manajer Sales Hamam Insani, Senior Supervisor Procurement Listya Rahayu, dan Asisten Manajer Engineering Wawas Khaerudin) serta observasi partisipatif di PT Narumi Manufacturing Indonesia pada Oktober-Desember 2025 di kawasan GIIC, Kabupaten Bekasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, display data, dan verifikasi) dengan teknik member checking untuk memastikan kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi gaya dominan controlling-structuring-dynamic menciptakan iklim komunikasi yang disiplin dan berorientasi pada kinerja, didukung oleh instruksi yang jelas, partisipasi berbasis data, dan kepercayaan yang bertumpu pada capaian kerja. Namun, perbedaan budaya antara kecenderungan low-context Abe dan ekspresivitas karyawan Indonesia juga memunculkan tekanan psikologis, jarak emosional, dan potensi miskomunikasi implisit. Temuan ini memperkaya kajian komunikasi lintas budaya dengan menegaskan peran gaya komunikasi pimpinan sebagai faktor kunci pembentuk iklim komunikasi organisasi, sekaligus menghasilkan rekomendasi praktis berupa pelatihan komunikasi adaptif, pengembangan gaya kepemimpinan hybrid direktif–relasional, dan pemantauan berkala iklim komunikasi pada perusahaan Jepang–Indonesia.
Kata Kunci : Gaya Komunikasi, Komunikasi Organisasi, Komunikasi Lintas Budaya, Iklim Komunikasi, Pimpinan Berkewarganegaraan Asing
Daftar Pustaka : 9 Buku + 18 Jurnal + 2 Tesis + 2 Artikel Web (2020-2025)
Neli Mustikasari - Personal Name
223221029 - Neli Mustikasari
TESIS PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2026
Jakarta
124 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...