Strategi Komunikasi Politik Perempuan di Majelis Rakyat Papua (MRP): Representasi Gender dalam Demokrasi Kultural
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi politik perempuan dalam Majelis Rakyat Papua (MRP), mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta menilai kontribusinya terhadap penguatan representasi perempuan dalam konteks demokrasi kultural Papua. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan berlandaskan paradigma interpretatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima anggota Pokja Perempuan MRP dan tiga informan eksternal, Focus Group Discussion (FGD), serta studi dokumentasi. Analisis dilakukan secara tematik dengan mengacu pada teori representasi politik dan komunikasi politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi politik perempuan MRP bersifat relasional, berbasis komunitas, dan mengandalkan simbol budaya serta legitimasi moral sebagai sumber pengaruh. Perempuan MRP mempraktikkan pendekatan dialogis melalui keterlibatan langsung di komunitas, penggunaan narasi adat, dan kepemimpinan komunikatif yang adaptif terhadap struktur lembaga yang hierarkis. Namun demikian, efektivitas strategi tersebut dibatasi oleh keterbatasan kewenangan MRP sebagai lembaga non-legislatif, dominasi relasi kuasa maskulin dalam struktur kelembagaan, serta perbedaan kapasitas literasi kebijakan antaranggota. Penelitian ini menemukan bahwa kontribusi strategi komunikasi politik perempuan lebih kuat pada ranah simbolik dan relasional dibandingkan pada level distribusi kekuasaan formal. Kehadiran perempuan berhasil memperluas makna representasi politik dan memperkuat praktik demokrasi kultural berbasis dialog, tetapi belum sepenuhnya menghasilkan transformasi struktural dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas advokasi kebijakan bagi perempuan MRP, reformasi mekanisme komunikasi internal lembaga yang lebih inklusif, serta penelitian lanjutan yang memperluas cakupan wilayah dan pendekatan metodologis untuk mengukur dampak representasi perempuan secara lebih komprehensif.
Kata kunci: Demokrasi kultural, komunikasi politik, Majelis Rakyat Papua, Otonomi Khusus Papua, representasi perempuan. Daftar pustaka: (93) (1948 – 2025)
Kata kunci: Demokrasi kultural, komunikasi politik, Majelis Rakyat Papua, Otonomi Khusus Papua, representasi perempuan. Daftar pustaka: (93) (1948 – 2025)
Rani Yanti Ngabalin - Personal Name
223122026 - Rani Yanti Ngabalin
TESIS PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2026
Jakarta
139 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...