Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Strategi Komunikasi Politik Dalam Pemenangan Illiza Sa’aduddin Djamal Sebagai Walikota Banda Aceh Periode 2025-2030

Kehadiran pemimpin perempuan dalam arena Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) memunculkan dinamika tersendiri dalam kajian strategi politik lokal, mengingat perempuan masih menghadapi struktur politik yang didominasi oleh nilai-nilai patriarki dan konstruksi kepemimpinan yang cenderung maskulin. Dalam konteks ini, terpilihnya perempuan sebagai kepala daerah tidak hanya menunjukkan keberhasilan dalam proses elektoral, tetapi juga mencerminkan adanya penerimaan publik terhadap peran kepemimpinan perempuan. Penelitian ini memfokuskan pada kepemimpinan politik perempuan di tingkat lokal dengan menelaah strategi komunikasi politik dalam pemenangan yang dijalankan oleh Illiza Sa’aduddin Djamal sebagai pemimpin perempuan terpilih dalam Pilkada Banda Aceh 2024, yang memperoleh dukungan mayoritas di 8 dari 9 kecamatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kepemimpinan Illiza Sa’aduddin Djamal, yang tercermin melalui gaya komunikasi, pengambilan keputusan, serta pengelolaan strategi pemenangan, berkontribusi dalam membangun kepercayaan dan dukungan politik dari masyarakat. Kerangka teoretis yang digunakan adalah Elaboration Likelihood Model (ELM) dan Three C’s Communication Style, yang membantu menjelaskan proses persuasi politik serta karakteristik komunikasi kepemimpinan perempuan dalam memengaruhi pemilih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Illiza Sa’aduddin Djamal sebagai subjek utama, ketua tim pemenangan, serta sumber data pendukung lainnya. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan Illiza Sa’aduddin Djamal mencerminkan efektivitas dalam kepemimpinan perempuan, yang ditandai oleh konsistensi pesan, sensitivitas sosial, kredibilitas pribadi, dan kemampuan membangun jejaring politik. Strategi pemenangan yang diterapkan memiliki karakter terencana dan sistematis, dengan pendekatan political marketing yang menyesuaikan konteks sosial, budaya, dan politik lokal Aceh. Strategi komunikasi politik yang dijalankan menggabungkan penggunaan media massa, media sosial digital, dan komunikasi langsung dengan masyarakat. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan memiliki potensi strategis dan memperoleh legitimasi dalam konteks politik lokal.

Kata kunci: Elaboration Likelihood Model (ELM), Pilkada, Perempuan dan politik, Three C's Communication Style, strategi komunikasi
Dwika Febrianti - Personal Name
223122018 - Dwika Febrianti
TESIS PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2026
Jakarta
136 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...