Pengaruh Komunikasi Organisasi, Penerimaan Teknologi, dan Perilaku Terencana Terhadap Pemanfaatan Aplikasi Manajemen Tagihan Anggaran di Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Negara Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.
Implementasi sistem informasi di sektor publik seringkali menghadapi tantangan unik di mana penggunaan sistem diwajibkan (mandatory), namun tingkat kedalaman pemanfaatannya (deep usage) bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Komunikasi Organisasi, Persepsi Teknologi, Sikap, Norma Subjektif, dan Perceived Behavioral Control (PBC) terhadap Pemanfaatan Fitur Mendalam (Very Rich Usage) pada aplikasi Manajemen Tagihan Anggaran (MATA) di lingkungan Badiklat PKN BPK RI. Penelitian dilakukan di Badiklat PKN BPK RI yang merupakan unit percontohan (pilot project) pertama dalam implementasi aplikasi tersebut. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 110 responden aktif yang merupakan para pengguna awal (early adopters). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang dilanjutkan dengan total sampling pada populasi sasaran. Data kemudian dianalisis menggunakan Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam konteks sistem mandatori, variabel Komunikasi Organisasi, Persepsi Teknologi, dan Sikap Pengguna tidak berpengaruh signifikan secara simultan. Sebaliknya, Norma Subjektif (dukungan pimpinan dan sejawat) ditemukan sebagai faktor paling dominan, diikuti oleh PBC (dukungan teknis dan self-efficacy). Temuan ini mengindikasikan bahwa adopsi teknologi di lingkungan birokrasi bersifat Socially & Technically Driven; lebih didorong oleh tekanan sosial dan dukungan kapabilitas teknis daripada preferensi pribadi. Penelitian ini juga mengungkap fenomena "internalisasi semu", di mana aplikasi telah terintegrasi secara rutinitas namun memiliki tingkat persistensi kesukarelaan yang rendah. Implikasi praktis menyarankan pergeseran strategi dari sekadar sosialisasi verbal menjadi penguatan budaya kerja dan dukungan infrastruktur untuk menjamin keberlanjutan penggunaan sistem. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi manajemen BPK RI dalam mengevaluasi strategi komunikasi dan kesiapan pengguna sebelum aplikasi MATA diimplementasikan ke seluruh unit kerja BPK RI di Indonesia.
Kata Kunci: Very Rich Usage, Mandatory System, Komunikasi Organisasi, Internalisasi Semu, early adaptors.
Daftar Pustaka: 33 sumber, 2007 s.d 2025,
Kata Kunci: Very Rich Usage, Mandatory System, Komunikasi Organisasi, Internalisasi Semu, early adaptors.
Daftar Pustaka: 33 sumber, 2007 s.d 2025,
Suci Humaira Sophia - Personal Name
223121092 - Suci Humaira Sophia
TESIS PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
164 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...