Studi Kasus Kelayakan Keuangan Terhadap Investasi Teknologi Otomasi dan Digitalisasi Pada Industri Mold dan Dies PT ABC
Industri mold dan dies menghadapi tekanan kompetitif yang tinggi akibat persaingan global, khususnya dari produsen luar negeri yang mampu menawarkan biaya produksi lebih rendah. Kondisi ini mendorong perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional melalui penerapan teknologi otomasi dan digitalisasi pada proses machining. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya pengurangan biaya operasional serta mengevaluasi kelayakan finansial investasi teknologi otomasi dan digitalisasi pada industri mold dan dies di PT ABC. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada proses milling. Data diperoleh melalui observasi proses produksi dan studi dokumentasi data internal perusahaan. Analisis kelayakan investasi dilakukan menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PBP), dengan tingkat diskonto berdasarkan perhitungan Weighted Average Cost of Capital (WACC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi digitalisasi mampu menghasilkan penghematan biaya operasional sebesar Rp754.990.000 pada tahun pertama, dengan penghematan sebesar Rp37.755.250 per unit mold. Evaluasi finansial menunjukkan nilai NPV sebesar Rp1.674.160.976, IRR sebesar 36,558%, serta Payback Period selama 2,60 tahun. Berdasarkan hasil tersebut, investasi otomasi dan digitalisasi pada proses machining dinyatakan layak secara finansial dan mampu meningkatkan efisiensi operasional serta daya saing perusahaan dalam industri mold dan dies.
Kata Kunci : digitalisasi, otomasi, manufaktur, investasi, mold.
Daftar pustaka : (31 sumber) (1952 s/d 2025)
Kata Kunci : digitalisasi, otomasi, manufaktur, investasi, mold.
Daftar pustaka : (31 sumber) (1952 s/d 2025)
Ricky Setiawan Putranto - Personal Name
223110152 - Ricky Setiawan Putranto
Tesis PMM
Tesis PMM
Indonesia
Universitas Paramadina
2026
Jakarta
58 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...