Kesetaraan Gender dalam Komunikasi Interpersonal Rumah Tangga Wanita Karier (Studi Kasus : Wanita Karier di SMA Negeri 3 Karawang)
Kesetaraan gender dalam rumah tangga masih menjadi persoalan kompleks, terutama bagi wanita karier yang menghadapi peran ganda sebagai pekerja profesional sekaligus istri dan ibu. Beban ganda tersebut tidak hanya memengaruhi keseimbangan peran domestik dan publik, tetapi juga berdampak pada kualitas komunikasi interpersonal dalam keluarga. Ketidakadilan dalam pembagian peran, persepsi budaya patriarkal, serta tekanan pekerjaan kerap menimbulkan tantangan komunikasi yang berujung pada konflik rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komunikasi interpersonal dalam rumah tangga wanita karier, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menjelaskan strategi komunikasi yang digunakan untuk menjaga keharmonisan keluarga dalam kerangka kesetaraan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis, Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif deskriptif dengan lokasi di SMA Negeri 3 Karawang. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu 7 (tujuh) wanita karier yang sudah menikah dan memiliki anak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Penelitian menemukan bahwa wanita karier menghadapi hambatan komunikasi interpersonal berupa keterbatasan waktu, tingginya beban mental, serta kurangnya dukungan komunikasi dari pasangan. Tetapi, mereka mengembangkan berbagai strategi adaptif, antara lain manajemen waktu yang fleksibel, pemanfaatan teknologi digital untuk menjaga kedekatan emosional, serta penerapan komunikasi terbuka dan asertif dengan pasangan maupun anak. Strategi tersebut terbukti membantu menjaga keharmonisan rumah tangga meskipun berada dalam tekanan peran ganda. Kesetaraan gender dalam komunikasi interpersonal rumah tangga berperan penting dalam menciptakan keseimbangan antara peran domestik dan profesional wanita karier. Dukungan pasangan, keterampilan komunikasi interpersonal, serta strategi adaptif menjadi kunci dalam mengatasi hambatan komunikasi dan membangun keluarga yang harmonis. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa kesetaraan gender bukan hanya isu normatif, tetapi juga kebutuhan praktis dalam menjaga kualitas kehidupan keluarga modern.
Kata Kunci : wanita karier, komunikasi interpersonal, peran ganda, kesetaraan gender, keluarga modern.
Kata Kunci : wanita karier, komunikasi interpersonal, peran ganda, kesetaraan gender, keluarga modern.
Nabila Roviany - Personal Name
223221004 - Nabila Roviany
TESIS PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
151 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...