Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Kritik Satire Terhadap Calon Presiden 2024 (Analisis Semiotika pada Komik Politik di Akun Instagram @poliklitik)

Perubahan lanskap komunikasi politik di era digital telah memunculkan ruang-ruang baru bagi ekspresi kritik, salah satunya melalui komik politik di akun Instagram @poliklitik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kritik terhadap tiga calon presiden 2024 – Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo – yang diunggah di komik digital @poliklitik. Penelitian ini dilandasi oleh pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-interpretatif, serta menggunakan teori semiotika Peirce, Lima Kode Pokok Barthes, makna denotasi-konotasi menurut Eco. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing calon presiden dikonstruksikan melalui karakteristik simbolik yang berbeda namun saling terkait dalam ironi politik yang khas. Prabowo digambarkan dengan citra maskulin dan agresif, namun berusaha mengubah citranya melalui performa yang lebih santai. Ganjar ditampilkan sebagai sosok yang terperangkap dalam kontrol partai dan sikapnya yang terkesan terlalu percaya diri. Anies, di sisi lain, digambarkan sebagai politisi yang kuat secara verbal dan simbolik, namun kurang konkret dalam tindakan, sering kali dianggap lebih mengandalkan narasi ketimbang aksi nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komik di akun Instagram @poliklitik menggunakan satire Horatian yang ringan namun kritis dan berfungsi tidak hanya sebagai medium hiburan, tetapi juga sebagai instrumen kritik. Studi lanjutan disarankan untuk melibatkan analisis lintas media serta wawancara dengan komikus guna memperkaya interpretasi atas praktik representasi visual dalam ruang politik digital.

Kata kunci: kritik politik; komik digital; semiotika; satire; pemilihan presiden
Totok Ony Wijanarko - Personal Name
223122010 - Totok Ony Wijanarko
TESIS PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
190 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...