Praktik Corporate Communication Dalam Mempertahankan Reputasi di Era Digital (Studi Kasus Perusahaan Kesehatan Kalbe Farma)
Penelitian ini mengkaji praktik komunikasi korporat yang diterapkan oleh PT Kalbe Farma Tbk dalam mempertahankan reputasi perusahaan di era digital. Sebagai perusahaan kesehatan publik terbesar di Asia Tenggara, Kalbe Farma dihadapkan pada tantangan komunikasi akibat perkembangan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, serta analisis konten publikasi dan dokumen perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kalbe menerapkan berbagai strategi komunikasi berbasis digital, seperti website resmi dan media sosial, yang mengedepankan transparansi, konsistensi pesan, serta keterlibatan publik. Strategi komunikasi Kalbe mencerminkan penerapan Model Komunikasi Public Information dan Two-Way Symmetric dari Grunig & Hunt. Faktor pendorong praktik komunikasi korporat Kalbe meliputi kepemimpinan yang proaktif, penggunaan media digital yang strategis, dan sinergi antar-departemen. Namun, terdapat pula hambatan seperti risiko penyebaran informasi negatif, dinamika teknologi, dan kebutuhan respons cepat kepada publik. Secara keseluruhan, Kalbe menunjukkan kemampuan adaptif dalam mempertahankan reputasi melalui komunikasi yang terstruktur, partisipatif, dan berbasis nilai-nilai korporat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi perusahaan lain dalam mengembangkan strategi komunikasi yang relevan dan efektif di era digital.
Kata Kunci: Komunikasi Korporat, Reputasi Perusahaan, Manajemen Reputasi, Digitalisasi, Kalbe Farma.
Kata Kunci: Komunikasi Korporat, Reputasi Perusahaan, Manajemen Reputasi, Digitalisasi, Kalbe Farma.
Sunnaholomi Halakrispen - Personal Name
223121039 - Sunnaholomi Halakrispen
Tesis PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
157 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...