Perspektif Habermas dan Komunikasi Feminis Dalam Perjuangan Hak Atas Lingkungan: Studi Kasus Aktivitas Advokasi Kartini Kendeng
Penelitian ini mengkaji perjuangan Kartini Kendeng dalam mempertahankan hak atas lingkungan hidup melalui pendekatan kualitatif dengan perspektif komunikasi kritis, ekofeminisme, dan teori ruang publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana perempuan Kendeng membangun identitas perjuangan, menciptakan ruang publik, serta membangun konsensus dalam keluarga, komunitas, hingga dengan negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan kajian dokumen, dengan perempuan Kendeng dan anggota Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan, simbolisasi “Ibu Bumi” dan aksi nir-kekerasan menjadi identitas perjuangan sekaligus pesan moral yang memperkuat solidaritas lintas wilayah. Kartini Kendeng berhasil membangun konsensus rasional dalam keluarga maupun JMPPK melalui komunikasi setara dan inklusif. Konsistensi perjuangan, pesan ekofeminisme, serta aksi simbolik berhasil menciptakan ruang publik yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat sipil dan berhasil mendorong lahirnya konsensus dengan Presiden melalui Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), meski hasilnya kemudian diabaikan pemerintah. Kelima, lemahnya political will pemerintah tercermin dari terbitnya izin lingkungan baru dan tetap beroperasinya industri semen di Pegunungan Kendeng.
Kata Kunci: Kartini Kendeng, ruang publik, komunikasi feminis, konsensus rasional, hak atas lingkungan.
Kata Kunci: Kartini Kendeng, ruang publik, komunikasi feminis, konsensus rasional, hak atas lingkungan.
Uli Arta Trisnawati - Personal Name
222222015 - Uli Arta Trisnawati
Tesis PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
159 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...