Pengaruh Perceived Value Terhadap Intensi Berkurban di Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia Dengan Mediasi Religiusitas
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived value terhadap intensi berkurban di Lembaga Amil Zakat Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) dengan mempertimbangkan peran religiusitas sebagai variabel mediasi. Perceived value dalam penelitian ini dibagi ke dalam tiga dimensi utama, yaitu nilai emosional, sosial, dan kualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 91 responden yang pernah berkurban di IZI, dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling – Partial Least Square (SEM-PLS).
Hasil analisis menunjukkan bahwa dimensi emosional dan sosial dari perceived value berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berkurban. Namun, dimensi kualitas tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara langsung . Dalam pengujian mediasi, hanya nilai sosial yang terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap intensi berkurban melalui religiusitas . Sementara itu, dimensi emosional dan kualitas tidak menunjukkan pengaruh mediasi yang signifikan.
Religiusitas sendiri menjadi variabel yang paling kuat mempengaruhi intensi berkurban dengan koefisien tertinggi. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan terhadap ajaran agama memainkan peranan utama dalam mendorong niat seseorang untuk berkurban. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya lembaga zakat untuk tidak hanya menawarkan produk berkualitas, tetapi juga membangun kampanye sosial yang menguatkan nilai-nilai emosional dan religius untuk meningkatkan partisipasi kurban.
Kata Kunci: Perceived Value, Intensi Berkurban, Religiusitas, Lembaga Amil Zakat
Daftar Pustaka : Buku 17, Jurnal 34, 1 Situs (2019-2025)
Hasil analisis menunjukkan bahwa dimensi emosional dan sosial dari perceived value berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berkurban. Namun, dimensi kualitas tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara langsung . Dalam pengujian mediasi, hanya nilai sosial yang terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap intensi berkurban melalui religiusitas . Sementara itu, dimensi emosional dan kualitas tidak menunjukkan pengaruh mediasi yang signifikan.
Religiusitas sendiri menjadi variabel yang paling kuat mempengaruhi intensi berkurban dengan koefisien tertinggi. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan terhadap ajaran agama memainkan peranan utama dalam mendorong niat seseorang untuk berkurban. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya lembaga zakat untuk tidak hanya menawarkan produk berkualitas, tetapi juga membangun kampanye sosial yang menguatkan nilai-nilai emosional dan religius untuk meningkatkan partisipasi kurban.
Kata Kunci: Perceived Value, Intensi Berkurban, Religiusitas, Lembaga Amil Zakat
Daftar Pustaka : Buku 17, Jurnal 34, 1 Situs (2019-2025)
Deddy Fenalosa - Personal Name
222210082 - Deddy Fenalosa
TESIS PMM
Tesis PMM
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
89 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...