Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Komunikasi Pemasaran Digital Pada Instagram @We.The.Fest (Studi Kasus Pelaksanaan Festival Musik We The Fest Era Covid-19)

Perkembangan teknologi dan perubahan sosial pada masyarakat juga diikuti dengan pergeseran pemasaran dan informasi sebuah produk dari konvensional ke digital. Begitupun pada saat pandemi Covid-19 melanda dunia, seluruh masyarakat yang terkena dampak dari Covid-19 juga ikut memanfaatkan adanya perkembangan teknologi tersebut. Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, segala aktivitas seperti belajar mengajar, perkantoran, hingga aktivitas lainnya di segala bidang diubah menjadi secara online. Hal ini juga berdampak dan ikut dirasakan terhadap pelaksanaan festival musik We The Fest di Tahun 2020. Ismaya Live sebagai promotor penyelenggara membuat konsep We The Fest Virtual Home Edition, dengan mengusung Tagline a Virtual Festival Experience of Music, Arts and Fashion & Food. Festival musik ini disiarkan secara gratis pada tanggal 26 dan 27 September di www.wethefest.com. Penelitian ini akan membahas tentang analisis komunikasi pemasaran digital pada instagram We The Fest dengan studi kasus pelaksanaan We The Fest Era Covid-19. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian bersifat deskriptif, dengan tujuan untuk menggambarkan situasi maupun kondisi secara aktual yang seringkali bersifat naratif dan natural. Instrumen yang digunakan adalah peneliti dan alat bantu wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, penyebaran kuesioner, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Huberman and Miles. Analisis validitas data diperoleh dengan menggabungkan kesimpulan yang diperoleh dari hasil wawancara dengan para narasumber. Kesimpulan dari penelitian ini, We The Fest menggunakan hampir seluruh fitur yang terdapat di Instagram. Lewat fitur yang
terdapat pada instagram juga, We The Fest dapat menyapa dan melakukan pendekatan visual, audio atau sensorik dalam menyampaikan pesan serta menjalin keterikatan dengan adanya komunikasi secara dua arah. Penggunaan teori marketing mix 4C (Customer, Cost, Convenience dan Communication) yang dikembangkan tahun 1990 oleh Robert F. Lauterborn, membuat We The Fest dinilai cukup efektif dalam melakukan pemasarannya di instagram dan berhasil menyampaikan pesan terhadap audiensnya.

Kata Kunci : Komunikasi Pemasaran Digital, Instagram, We The Fest.
Daftar Pustaka: 79, Sumber Internet : 7
Viotty Danar Ganesya - Personal Name
222221027 - Viotty Danar Ganesya
TESIS PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
109 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...