Komunikasi Penanganan Krisis: Aktivitas Biro Komunikasi IPB University Menghadapi Kasus Lembaga Periode 2022-2024
Krisis adalah sebuah momentum yang tidak bisa dihindari oleh setiap organisasi, karena krisis berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap nama baik organisasi. Demikian juga dengan institusi pendidikan seperti halnya IPB University. Pada tahun 2022 ramai menjadi perbincangan kasus pinjaman online (pinjol) yang menjerat 116 orang mahasiswa IPB University dengan total pinjaman mencapai Rp. 2,1 Milyar. Satu tahun kemudian terjadi kebakaran laboratorium yang menewaskan satu mahasiswi pascasarjana (S2) Ilmu Nutrisi dan Pakan, Fakultas Peternakan. Belum genap 4 bulan dari kejadian kebakaran di laboratorium, IPB University kembali mendapat berita duka setelah seorang Mahasiswa tingkat akhir (S1) dinyatakan hilang di Teluk Semut, kawasan Pulau Sempu, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang sedang melakukan kegiatan ekspedisi Studi Konservasi Lingkungan (Surili), Himpunan Mahasiswa Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata (Himakova). Ketiga krisis yang terjadi dalam waktu berdekatan ini tentunya mempengaruhi citra dari IPB University, kepercayaan orang tua terhadap universitas dan menjadi pembicaraan bagi khalayak di berbagai platform media social. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dari Biro Komunikasi dalam mengatasi krisis yang terjadi di lingkungan IPB University. Peneliti menggunakan Situational Crisis Communication Theory (SCCT) untuk menjadi landasan teori penelitian ini. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Pada analisis data penulis melakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu Biro Komunikasi IPB University sebagai unit kehumasan diberikan kewenangan dan berperan dalam tim manajemen krisis untuk penanggulangan situasi krisis yang melanda di IPB University. Pada prosesnya terdapat faktor penghambat yaitu kurangnya SOP Biro Komunikasi IPB dalam menghadapi potensi – potensi krisis yang muncul danri media sosial dan hanya berfokus pada isu – isu yang muncul di media massa.
Kata Kunci : Komunikasi Krisis, Humas Perguruan Tinggi, Peran Humas, Penanganan Krisis, Situational Crisis Communication Theory, Biro Komunikasi IPB University
Daftar Pustaka : 35 (1999-2024)
Kata Kunci : Komunikasi Krisis, Humas Perguruan Tinggi, Peran Humas, Penanganan Krisis, Situational Crisis Communication Theory, Biro Komunikasi IPB University
Daftar Pustaka : 35 (1999-2024)
Wira Adiguna - Personal Name
22212068 - Wira Adiguna
TESIS PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
136 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...