Dekonvergensi Ruang Redaksi Media
Penelitian ini mengkaji fenomena dekonvergensi ruang redaksi di Media Group Network (MGN) sebagai respons atas dinamika industri media digital. Setelah menerapkan konvergensi redaksi selama dua tahun, MGN memutuskan memisahkan kembali unit redaksional antarplatform. Langkah ini sejalan dengan konsep dekonvergensi Dal Yong Jin (2011, 2013), yakni proses pemisahan organisasi media melalui spin-off, split-off, atau demerger sebagai strategi adaptif ketika konvergensi tidak memenuhi ekspektasi efisiensi dan profitabilitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi faktor pendorong dekonvergensi, dampaknya terhadap struktur dan alur kerja redaksi, serta implikasinya pada praktik jurnalistik dan kualitas jurnalisme. Hasil penelitian menunjukkan dekonvergensi didorong oleh kebutuhan efisiensi, penyesuaian dengan karakteristik tiap platform, dan upaya menjaga mutu konten. Restrukturisasi ini menghasilkan model organisasi yang lebih terdistribusi, memperkuat spesialisasi kerja, dan mendorong segmentasi produk jurnalistik. Meski menghadirkan tantangan koordinasi, dekonvergensi dinilai lebih sesuai dalam menjaga identitas media dan meningkatkan efektivitas kerja redaksi. Penelitian ini berkontribusi pada kajian komunikasi massa, manajemen media, dan jurnalisme digital, khususnya dalam memahami dinamika perubahan struktur redaksi dari konvergensi menuju dekonvergensi di ekosistem media yang terus berkembang.
Kata kunci: dekonvergensi, konvergensi redaksi, media digital, struktur organisasi redaksi, kualitas jurnalistik.
Kata kunci: dekonvergensi, konvergensi redaksi, media digital, struktur organisasi redaksi, kualitas jurnalistik.
Awad Osmarbey - Personal Name
221122025 - Awad Osmarbey
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
165 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...