Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Ancaman AI dan Konstruksi Mitos Dalam Iklan Marjan 2025: Analisis Semiotika Roland Barthes

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena unik iklan Marjan 2025 yang untuk pertama kalinya mengangkat tema kecerdasan buatan (AI) dalam narasi Ramadan, sebuah langkah yang menandai pergeseran dari pola iklan Marjan sebelumnya yang lebih berfokus pada keluarga, tradisi, atau kisah rakyat. Kehadiran visual futuristik, adaptasi cerita rakyat Calon Arang, dan figur fiktif JKTerra menimbulkan diskursus baru di tengah masyarakat, terutama terkait kecemasan terhadap ancaman AI, dominasi teknologi atas nilai kemanusiaan, serta konstruksi budaya populer dalam media. Kondisi ini memperlihatkan adanya kebutuhan mendesak untuk membaca iklan bukan hanya sebagai medium komersial, melainkan sebagai teks budaya yang sarat ideologi. Berbeda dari penelitian-penelitian terdahulu yang umumnya menyoroti aspek religiusitas atau nilai kekeluargaan dalam iklan Marjan, penelitian ini berupaya menyingkap makna yang lebih kompleks pada era ketika teknologi mulai dipersepsi sebagai ancaman ideologis sekaligus peluang naratif bagi brand. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori semiotika Roland Barthes, penelitian ini membaca iklan Marjan 2025 melalui tiga lapisan makna: denotatif, konotatif, dan mitologis. Analisis dilakukan dengan menafsirkan adegan, simbol, dan narasi yang terkandung dalam iklan, termasuk representasi cahaya, armor, dan jaringan AI yang dihadirkan secara sinematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan ini merepresentasikan pertarungan antara kekuatan spiritual dan dominasi teknologi, di mana tokoh ibu, Mpu Baradah, dan anak perempuan diposisikan sebagai penjaga nilai kemanusiaan dan harapan generasi mendatang. Sirup Marjan dimitoskan sebagai medium penyelamat dan simbol rekonsiliasi antara tradisi dan modernitas. Dengan demikian, iklan Marjan 2025 tidak sekadar berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai teks budaya yang membangun mitos modern dan memperluas imajinasi kolektif masyarakat Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis pada kajian komunikasi visual, semiotika, serta praktik branding berbasis budaya di era digital, sekaligus memberi masukan praktis bagi industri periklanan dan komunikasi dalam merancang strategi yang peka terhadap perubahan sosial.

Kata kunci: Iklan, Semiotika Barthes, Mitos, Marjan
Daftar pustaka: 22 buku, 9 jurnal, 10 media online, dan 5 tesis (2016 s.d. 2025)
Helmi Shemi - Personal Name
224121100 - Helmi Shemi
TESIS PMK
Tesis PMK
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
120 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...