Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Analisis Peran Diplomasi Siber Jepang Melalui Kemitraan Quad di Kawasan Indo-Pasifik (2017-2023)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis diplomasi siber Jepang dalam memperkuat keamanan kawasan Indo-Pasifik melalui kemitraannya dalam forum Quadrilateral Security Dialogue (Quad) selama periode 2017 hingga 2023. Di tengah meningkatnya ancaman siber global dan dinamika geopolitik kawasan, Jepang memanfaatkan diplomasi siber sebagai instrumen kebijakan luar negeri yang krusial dalam menjaga stabilitas regional sekaligus melindungi kepentingan nasionalnya di bidang teknologi, ekonomi, dan pertahanan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali data dari berbagai dokumen kebijakan, pernyataan resmi, laporan kerja sama Quad, serta studi pustaka terkait diplomasi dan keamanan siber. Dalam kerangka teori Neoliberalisme Institusional, penelitian ini menjelaskan bahwa Jepang memandang kerjasama internasional sebagai sarana untuk membangun kepercayaan antar negara, menciptakan aturan main bersama dalam dunia siber, serta memperkuat institusi multilateral yang mampu merespons tantangan non-tradisional seperti serangan siber lintas negara. Diplomasi siber Jepang dalam Quad tercermin melalui partisipasi aktif dalam penyusunan pedoman teknis, pertukaran informasi intelijen siber, peningkatan kapasitas pertahanan digital, serta kolaborasi dalam membangun infrastruktur teknologi yang aman. Jepang juga berperan sebagai katalisator dalam mendorong pembentukan norma dan tata kelola siber yang inklusif dan berbasis hukum internasional. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa melalui diplomasi siber, Jepang tidak hanya memperkuat pertahanannya dari ancaman eksternal, tetapi juga memperluas pengaruhnya sebagai kekuatan normatif di kawasan Indo-Pasifik. Diplomasi ini menjadi bagian integral dari strategi keamanan Jepang, terutama dalam mengantisipasi ketergantungan teknologi pada negara tertentu dan memperkuat solidaritas strategis dengan negara-negara demokrasi lainnya dalam Quad seperti Amerika Serikat, Australia, dan India.

Kata Kunci: Diplomasi Siber, Jepang, Indo-Pasifik, QUAD, Keamanan Siber
121105057 - Aden Prabangkara Suryokencono
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
62 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...