Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Analisis Tantangan PBB Dalam Menyelesaikan Konflik Palestina–Israel Akibat Penggunaan Hak Veto Amerika Serikat Dan Implikasinya Terhadap Legitimasi PBB Periode 2023-2024

Konflik Palestina-Israel menjadi sebuah isu kompleks dan juga berkepanjangan dalam politik internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dibentuk untuk menjaga perdamaian dan keamanan Global menghadapi tantangan besar dalam menyelesaikan konflik ini, terutama akibat penggunaan hak Veto secara konsisten oleh Amerika Serikat untuk melindungi Israel. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis Bagaimana konsistensi Amerika Serikat dalam menggunakan hak Veto pada periode 2023 - 2024 mempengaruhi legitimasi PBB sebagai Organisasi Internasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, serta mengacu pada Power Politics Theory sebagai landasan analisis. Data dikumpulkan melalui studi pustaka terhadap dokumen resmi PBB, laporan media, dan juga publikasi akademik terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan hak Veto oleh Amerika Serikat didorong oleh aliansi strategis, kepentingan politik domestik, serta upaya mempertahankan dominasi geopolitik di Timur Tengah. Tindakan ini berdampak langsung terhadap terhambatnya resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB yang ditujukan untuk menghentikan kekerasan dan menekan Israel. Akibatnya kredibilitas dan legitimasi PBB sebagai lembaga netral dipertanyakan oleh komunitas internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dominasi kekuatan besar seperti Amerika Serikat dalam lembaga multilateral telah menciptakan ketimpangan struktural dalam sistem internasional yang menghambat penyelesaian konflik secara adil dan efektif.

Kata Kunci : Konflik Palestina-Israel, Hak Veto, Amerika Serikat, Legitimasi PBB, Power Politics Theory, Kepentingan Nasional.
121105031 - Lenta Zwissi Listiana Putri
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
87 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...