Perubahan Kebijakan Luar Negeri Korea Selatan Terhadap Korea Utara di Bawah Kepemimpinan Yoon Suk Yeol Periode (2017-2023)
Penelitian ini membahas perubahan kebijakan luar negeri Korea Selatan terhadap Korea Utara di bawah kepemimpinan Yoon Suk Yeol. Pergantian rezim dari Moon Jae In ke Yoon Suk Yeol menandai pergeseran signifikan, dari pendekatan dialog dan diplomasi yang menekankan kerja sama dan perdamaian, menuju kebijakan yang lebih tegas dan konfrontatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis isi, serta menerapkan teori realisme neoklasik untuk memahami pengaruh identitas nasional dan kepentingan negara dalam pembentukan kebijakan luar negeri. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen resmi, literatur akademik, serta laporan media terkait dinamika hubungan Korea Selatan-Korea Utara pada periode 2017–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Yoon Suk Yeol didorong oleh meningkatnya ancaman keamanan dari Korea Utara, terutama terkait uji coba rudal dan pengembangan senjata nuklir, serta kebutuhan memperkuat aliansi militer dengan Amerika Serikat. Kebijakan ini berdampak pada meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea dan menurunnya peluang dialog damai antar kedua negara. Penelitian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara kepentingan keamanan nasional dan diplomasi dalam menghadapi tantangan hubungan Korea Selatan-Korea Utara di masa mendatang.
Kata Kunci: Korea Selatan, Korea Utara, kebijakan luar negeri, Yoon Suk Yeol, Realisme Neoklasik
Kata Kunci: Korea Selatan, Korea Utara, kebijakan luar negeri, Yoon Suk Yeol, Realisme Neoklasik
skripsi phi - Personal Name
121105025 - Riza Septian Dwi Putri
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
57 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...