Evaluasi Dampak Kinerja Keuangan dan Kebijakan Bidang Nikel terhadap Imbal Hasil Saham Perusahaan Bidang Pertambangan Nikel yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2023
Posisi Indonesia sebagai produsen dan pemilik cadangan nikel terbesar di dunia tentunya mendukung berkembangnya bisnis nikel di Indonesia. Ditambah lagi sejak adanya kebijakan pelarangan ekspor bijih, membawa dampak positif bagi pertumbuhan perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor ini. Di sisi lain, kinerja perusahaan bidang pertambangan nikel juga merupakan faktor penting internal yang diduga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap imbal hasil saham. Hal inilah yang menjadikan alasan dilakukannya penelitian terhadap evaluasi kinerja keuangan dan kebijakan bidang nikel terhadap imbal hasil saham perusahaan bidang pertambangan nikel. Penelitian ini dilakukan terhadap 9 (sembilan) perusahaan pertambangan nikel yang terdapat di Bursa Efek Indonesia pada periode 2014-2023.Variabel independen dalam penelitian adalah kinerja keuangan (DER, EPS, ROA, NPM, PER) dan Kebijakan Nikel Bidang Nikel yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 1 tahun 2017 dan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji asumsi klasik, regresi linear berganda, dan Event Study. Kesimpulan hasil penelitian adalah DER, EPS, ROA, NPM dan Kebijakan Bidang Nikel tidak berpengaruh signifikan terhadap imbal hasil saham. Sedangkan PER berpengaruh signifikan terhadap imbal hasil saham.
Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Kebijakan Bidang Nikel, Imbal Hasil Saham
Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Kebijakan Bidang Nikel, Imbal Hasil Saham
Agus Fitriyanto - Personal Name
221112002 - Agus Fitriyanto
TESIS PMM
Tesis PMM
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
93 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...