Implementasi Triple Helix Model pada Projek Energi Terbarukan di Kelompok Nelayan Samudra Harapan Pulau Pagerungan Kecil
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa atau mengetahui keberhasilan dari Implementasi Triple Helix model Pada Projek Energi Terbarukan Di Kelompok Nelayan Samudra Harapan Pulau Pagerungan Kecil. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara semi struktur kepada 3 instansi yang berkolaborasi yaitu, Pemerintah Desa Pagerungan Kecil Bapak HL sebagai Kepada Desa, Industri energi terbarukan PT Alana Green Electric Bapak SI sebagai PIC atau manager projek, dan juga Akademisi Ibu NR sebagai Dosen Sistem Pembangkit Energi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, serta sebagai pelengkap kami juga melakukan wawancara terhadap penerima manfaat yaitu Kepala Koperasi Nelayan Samudera Harapan Bapak AR. Hasil dari Implementasi Triple Helix model Pada Projek Energi Terbarukan Dikelompok Nelayan Samudra Harapan adalah berdasarkan dari peran masing-masing instansi telah melakukan tugasnya dengan baik, pemerintah desa mengalokasikan dana desa dan memberikan perizinan untuk memakai tempat yang bernama “rumah industri” untuk dipakai pengimplementasian projek tersebut, Industri telah melakukan tugasnya dengan baik dengan memilih teknologi yang tepat digunakan untuk masyarakat yaitu pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang dinilai efektif dan mudah dioperasikan. Pemilihan material cold room storage dan mesin es batu menggunakan bahan anti karat berupa stainless steel dikarenakan kondisi di kepulauan yang memiliki udara lebih lembab sehingga mempercepat pengaratan. Akademisi juga melakukan tugasnya dengan baik untuk melakukan penerapan teknologi yang telah di teliti di kampus, melakukan transfer teknologi kepada masyarakat melalui pelatihan agar masyarakat bisa melakukan operasional alat dan perawatan alat dengan baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah implementasi Triple Helix model Pada Projek Energi Terbarukan di Kelompok Nelayan Samudra Harapan berhasil diterapkan karena setiap instansi melakukan perannya dengan baik, dan juga dampak yang diperoleh masyarakat sangat besar yaitu cold room storage dengan kapasitas 1 Ton dan juga mesin es batu dengan kapasitas 400 kg per hari sangat membantu nelayan untuk menjaga ikan hasil tangkapan mereka tetap segar dan dapat meningkatkan pendapatan nelayan. Tidak hanya pendapatan, masyarakat Pulau Pagerungan Kecil juga meningkat dalam hal pengetahuan terhadap energi terbarukan dikarenakan adanya alih teknologi atau transfer pengetahuan yang dilakukan oleh akademisi ke masyarakat.
Kata Kunci : Triple Helix Model, Energi Terbarukan, PLTS, Deskriptif Kualitatif, Pagerungan Kecil
Kata Kunci : Triple Helix Model, Energi Terbarukan, PLTS, Deskriptif Kualitatif, Pagerungan Kecil
Dana Handika Dwi Saputra - Personal Name
22111006 - Dana Handika Dwi Saputra
TESIS PMM
Tesis PMM
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
120 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...