Analisa Isi Konten Media Sosial Instagram Starbucks Indonesia Pasca Pemboikotan
Pemboikotan terhadap Starbucks di Indonesia yang dipicu oleh isu dugaan afiliasi perusahaan dengan Israel berdampak pada penurunan penjualan dan menurunnya citra merek di mata konsumen. Untuk merespons kondisi tersebut, Starbucks Indonesia memanfaatkan media sosial Instagram sebagai sarana komunikasi digital untuk menjaga kepercayaan publik dan membangun kembali reputasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi konten Instagram @starbucksindonesia pasca pemboikotan dengan menggunakan teori fungsi periklanan, yang mencakup fungsi informatif, persuasif, dan pengingat. Metode Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap tiga unggahan utama pada tahun 2024 yang relevan dengan isu pemboikotan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa fungsi informatif diwujudkan melalui kampanye Truth Matters untuk meluruskan hoaks, fungsi persuasif ditunjukkan melalui narasi netralitas dan nilai kemanusiaan guna membangun opini positif, serta fungsi pengingat ditampilkan melalui aksi donasi kemanusiaan sebagai penegasan eksistensi merek. Penelitian ini adalah bahwa Instagram berperan tidak hanya sebagai media promosi, tetapi juga sebagai media komunikasi krisis yang efektif dalam menjaga citra dan reputasi perusahaan di tengah tekanan isu global.
Kata Kunci: Analisis isi, Starbucks Indonesia, Instagram, Pemboikotan, Fungsi Periklanan.
Kata Kunci: Analisis isi, Starbucks Indonesia, Instagram, Pemboikotan, Fungsi Periklanan.
Najwa Alifia - Personal Name
120106139 - Najwa Alifia
SKRIPSI PIK
Skripsi PIK
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
66 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...