Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Analisis Framing Pemberitaan Mundurnya Dua Staf Khusus Milenial Jokowi di detik.com dan Kumparan.com Periode April 2020

Analisis Framing merupakan salah satu analisis teks media yang memberikan gambaran bagaimana membingkai suatu peristiwa atau fenomena atau isu yang berkembang. Salah satunya, terkait polemik dua staf khusus milenial era Presiden ke-7 Jokowi pada 2020. Kasus ini menjadi hangat kala itu karena adanya isu miring terkait dua staf khusus Jokowi yang berujung keduanya menyatakan mundur. Setiap media tentunya memiliki perbedaan ideologi serta kepemilikan media membuat framing berita yang berbeda pada pemberitaannya. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran secara komprehensif pada framing pemberitaannya. Penulis menggunakan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki dalam penelitiannya. Melalui empat unsur di dalamnya yaitu sintaksis, skrip, tematik dan retoris. Paradigma kontruksionis dan metodologi kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Sumber utama penelitian ini yaitu pemberitaan mengenai polemik 2 staf khusus Jokowi pada periode April 2020. Peneliti mengunduh pemberitaan tersebut di website detik.com dan kumparan.com guna mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media tersebut memiliki perbedaan dalam jumlah narasumber, secara retoris dan tematik kedua media tersebut menggunakan bahasa yang bernilai pro dan kontra. Kumparan.com lebih menonjolkan framing yang tajam dan tegas, sedangkan detik.com menonjolkan bahasa yang lunak.

Kata Kunci : Media Online, Analisis Framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki, Staf khusus milenial Jokowi.
Eva Safitri - Personal Name
118206041 - Eva Safitri
SKRIPSI PIK
Skripsi PIK
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
87 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...