Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Pengaruh Kebijakan Hilirisasi Komoditas Nikel terhadap Diplomasi Perdagangan Indonesia - China (2014-2024)

Penelitian ini mengkaji strategi diplomasi perdagangan Indonesia terhadap China dalam ekspor komoditas nikel selama periode 2014–2024. Nikel merupakan komoditas strategis yang kian penting secara global, terutama untuk industri baja tahan karat, baterai, dan kendaraan listrik. China, sebagai negara dengan pertumbuhan pesat di sektor teknologi dan manufaktur, menjadi mitra dagang utama Indonesia dalam ekspor nikel. Sejak 2020, Indonesia menerapkan kebijakan hilirisasi, termasuk pelarangan ekspor bijih nikel mentah, untuk meningkatkan nilai tambah dan kemandirian industri nasional. Kebijakan ini berdampak signifikan pada dinamika hubungan perdagangan bilateral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi diplomasi perdagangan Indonesia dalam mengelola ekspor nikel ke China serta implikasinya terhadap kerja sama ekonomi kedua negara. Hasil temuan menunjukkan bahwa strategi tersebut cukup berhasil dalam mendorong investasi smelter dan ekspor produk olahan nikel, terutama melalui kemitraan dengan perusahaan asal China. Namun, dominasi investor asing dalam industri pengolahan nikel menimbulkan tantangan berupa ketimpangan struktural, konflik sosial di daerah tambang, dan kerusakan lingkungan. Dalam perspektif geoekonomi, diplomasi perdagangan Indonesia mencerminkan hubungan saling ketergantungan yang kompleks antara dua kekuatan ekonomi Asia. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perumusan ulang strategi diplomasi perdagangan yang lebih adil dan berkelanjutan, agar pengelolaan sumber daya nikel benar-benar memberikan manfaat optimal bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Kata kunci: Diplomasi Perdagangan, Nikel, Hilirisasi, Indonesia–China, Geoekonomi
Daftar pustaka: 172
Alia Rahmatulummah - Personal Name
223131050 - Alia Rahmatulummah
TESIS PMH
Tesis PMH
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
144 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...