Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Peran United Nations High Commissioner for Refugees Dalam Menangani Isu Pengungsi Akibat Konflik Tigray Di Ethiopia (2020-2022)

Konflik di Tigray, Ethiopia, yang meletus pada November 2020, telah menyebabkan krisis kemanusiaan dengan meningkatnya jumlah pengungsi dan pengungsi internal (IDPs). UNHCR sebagai organisasi internasional berperan penting dalam menangani isu ini melalui berbagai upaya perlindungan, bantuan kemanusiaan, dan advokasi kebijakan. Penelitian ini menganalisis peran UNHCR dalam menangani krisis pengungsi akibat konflik Tigray pada periode 2020–2022 dengan menggunakan konsep organisasi internasional serta pendekatan Position, Interest, and Needs dalam memahami dinamika intervensi kemanusiaan. Konsep organisasi internasional digunakan untuk menjelaskan bagaimana UNHCR berfungsi sebagai aktor global dalam mengoordinasikan bantuan dengan pemerintah Ethiopia, organisasi non-pemerintah (NGO), dan komunitas internasional. Pendekatan Position, Interest, and Needs diterapkan untuk menganalisis strategi UNHCR dalam merespons krisis ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun UNHCR telah memberikan kontribusi signifikan dalam upaya penanganan krisis pengungsi di Tigray, tantangan seperti keterbatasan akses ke wilayah konflik, minimnya pendanaan, serta kompleksitas politik di Ethiopia turut mempengaruhi efektivitas intervensi. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang lebih erat antara UNHCR, pemerintah Ethiopia, serta aktor internasional lainnya untuk memastikan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan pengungsi secara berkelanjutan.

Kata kunci: UNHCR, Pengungsi, Konflik Tigray, Organisasi internasional, Position, Interest, Needs
Afri Vandi Ananda - Personal Name
120105144 - Afri Vandi Ananda
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...