Peningkatan Postur Pertahanan Jepang Pada Masa Pemerintahan Perdana Menteri Fumio Kishida (2021-2024)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong kebijakan peningkatan postur pertahanan Jepang pada masa pemerintahan Perdana Menteri Fumio Kishida (2021–2024). Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami hubungan antara ancaman eksternal dari China, Korea Utara, dan Rusia dengan kebijakan pertahanan Jepang, serta menjelaskan bagaimana perubahan strategi Jepang selaras dengan konsep Balance of Power. Penelitian ini penting dilakukan mengingat dinamika keamanan di kawasan Asia Timur yang semakin tidak stabil dan kebijakan pertahanan Jepang yang menunjukkan pergeseran historis dari pasifisme menuju pendekatan proaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif-analitis. Kerangka teori yang digunakan adalah konsep Balance of Power dari Kenneth Waltz. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur terhadap dokumen resmi pemerintah Jepang, jurnal ilmiah, laporan lembaga riset, dan sumber berita kredibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jepang melakukan strategi internal dan external balancing dalam merespons ancaman regional. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat relevansi konsep Balance of Power, sedangkan secara praktis, memberikan gambaran kebijakan pertahanan negara di tengah dinamika geopolitik. Rekomendasi penelitian mendorong Jepang mempertahankan kebijakan pertahanan adaptif melalui penguatan aliansi dan modernisasi militer.
Kata Kunci: Jepang, Pertahanan, Balance of Power, Keamanan Regional, Fumio Kishida.
Kata Kunci: Jepang, Pertahanan, Balance of Power, Keamanan Regional, Fumio Kishida.
Muhammad Naufal Oktaprasetio - Personal Name
120105089 - Muhammad Naufal Oktaprasetio
Skripsi PHI
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
66 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...