Hubungan Adult Attachment Style Dengan Penyesuaian Penikahan Pada Wantita Dewasa Awal
Pernikahan merupakan salah satu bentuk relasi interpersonal yang penuh dinamika, yang menuntut pasangan untuk mampu menyesuaikan diri terhadap berbagai perubahan sepanjang perjalanan kehidupan bersama. Penyesuaian pernikahan (marital adjustment) mencakup kepuasan hubungan, komunikasi yang efektif, pengelolaan konflik, serta keintiman emosional yang berkesinambungan. Dalam kehidupan modern, wanita bekerja menghadapi tantangan lebih kompleks akibat peran ganda sebagai istri, ibu, dan pekerja, yang dapat menimbulkan konflik peran, stres, serta penurunan kualitas komunikasi. Salah satu faktor psikologis penting yang diyakini memengaruhi keberhasilan penyesuaian pernikahan adalah adult attachment style, yang merefleksikan pola kedekatan emosional, cara mengelola konflik, dan kualitas hubungan intim dengan pasangan.
Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa secure attachment berhubungan positif dengan kepuasan dan penyesuaian pernikahan, sedangkan avoidant dan anxious attachment cenderung berhubungan negatif. Namun, sebagian besar studi belum menelaah secara spesifik wanita bekerja dengan mempertimbangkan lama pernikahan. Berdasarkan kerangka Vulnerability-Stress-Adaptation (VSA) Model, fase pernikahan 6–10 tahun ditandai dengan tantangan baru, seperti pengasuhan anak, tuntutan pekerjaan, dan beban finansial, yang menuntut strategi adaptasi psikologis lebih kompleks.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara adult attachment style dengan penyesuaian pernikahan pada wanita dewasa awal yang bekerja dan telah menikah
selama 6–10 tahun. Hasil penelitian ini H0 ditolak dan Ha diterima, maka terdapat hubungan positif dan signifikan antara adult attachment style dengan penyesuaian pernikahan pada wanita dewasa awal yang bekerja.
Kata kunci: adult attachment style, penyesuaian pernikahan, wanita bekerja, pernikahan 6–10
tahun.
Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa secure attachment berhubungan positif dengan kepuasan dan penyesuaian pernikahan, sedangkan avoidant dan anxious attachment cenderung berhubungan negatif. Namun, sebagian besar studi belum menelaah secara spesifik wanita bekerja dengan mempertimbangkan lama pernikahan. Berdasarkan kerangka Vulnerability-Stress-Adaptation (VSA) Model, fase pernikahan 6–10 tahun ditandai dengan tantangan baru, seperti pengasuhan anak, tuntutan pekerjaan, dan beban finansial, yang menuntut strategi adaptasi psikologis lebih kompleks.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara adult attachment style dengan penyesuaian pernikahan pada wanita dewasa awal yang bekerja dan telah menikah
selama 6–10 tahun. Hasil penelitian ini H0 ditolak dan Ha diterima, maka terdapat hubungan positif dan signifikan antara adult attachment style dengan penyesuaian pernikahan pada wanita dewasa awal yang bekerja.
Kata kunci: adult attachment style, penyesuaian pernikahan, wanita bekerja, pernikahan 6–10
tahun.
Mutiara Anggraeini - Personal Name
122107094 - Mutiara Anggraeini
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
159 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...