Hubungan Gaya Resolusi Konflik Dengan Kepuasan Menikah Pada Generasi Z
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya resolusi konflik dengan kepuasan menikah pada generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan 101 responden yang berstatus menikah, berusia 15–30 tahun, dan usia pernikahan 0-5 tahun. Instrumen yang digunakan adalah ENRICH Marital Satisfaction Scale (EMS) untuk mengukur kepuasan menikah dan Conflict Resolution Styles Inventory (CRSI) untuk mengukur gaya resolusi konflik. Hasil analisis korelasi Multiple Pearson menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif signifikan antara gaya conflict engagement, withdrawal, dan compliance dengan kepuasan menikah. Sedangkan pada gaya positif problem solving terdapat hubungan positif dengan kepuasan menikah. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin sering individu menggunakan gaya penyelesaian konflik seperti menyerang, menarik diri, atau patuh, maka tingkat kepuasan dalam menikah cenderung menurun. Lalu, semakin sering menggunakan gaya positif problem solving tingkat kepuasan akan meningkatkan kepuasan menikah. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan gaya penyelesaian konflik yang konstruktif sebagai upaya meningkatkan kualitas hubungan, khususnya di kalangan Generasi Z.
Kata kunci: gaya resolusi konflik, kepuasan menikah, Generasi Z
Kata kunci: gaya resolusi konflik, kepuasan menikah, Generasi Z
Fernanda - Personal Name
121207057 - Fernanda
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
67 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...