Gambaran Resiliensi Diri pada Remaja tanpa Dukungan Finansial dari Ayah
Ketiadaan dukungan finansial dari ayah dapat menjadi salah satu tantangan terbesar bagi remaja, namun di sisi lain kondisi tersebut juga bisa mendorong terbentuknya resiliensi diri pada individu tersebut. Subjek adalah seorang remaja yang sejak berusia 15 tahun tidak lagi diberikan nafkah oleh ayahnya, tetapi mampu bertahan, mandiri, dan berprestasi sebagai wujud resiliensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai gambaran resiliensi diri pada remaja tanpa dukungan finansial dari ayah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif naratif, dan pemilihan subjek menggunakan teknik non-probability sampling berupa teknik purposive sampling. Adapun untuk teknik pengambilan datanya menggunakan wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dari ketujuh dimensi resiliensi yang subjek miliki, dimensi pengendalian impulse (impulse control) yang paling mendominasi di dalam diri subjek.
Kata Kunci : Resiliensi diri, dukungan finansial, remaja
Daftar Pustaka : 59 (1968-2024)
Kata Kunci : Resiliensi diri, dukungan finansial, remaja
Daftar Pustaka : 59 (1968-2024)
Meisya Shaura Afifah - Personal Name
121107085 - Meisya Shaura Afifah
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...