Pengaruh Intensitas Penggunaan Social Media Terhadap Quarter Life Crisis Pada Dewasa Awal
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap quarter life crisis pada individu dewasa awal. Subjek penelitian berjumlah 148 orang berusia 20–30 tahun, terdiri dari mahasiswa maupun non-mahasiswa, yang merupakan pengguna aktif media sosial. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional, dan analisis data dilakukan melalui regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara intensitas penggunaan media sosial terhadap quarter life crisis, dengan nilai signifikansi p = 0.000 (p < 0.05). Nilai koefisien regresi sebesar 0.926 menunjukkan bahwa peningkatan intensitas penggunaan media sosial berbanding lurus dengan peningkatan tingkat quarter life crisis. Sementara itu, nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.264 mengindikasikan bahwa 26% variasi quarter life crisis dapat dijelaskan oleh intensitas penggunaan media sosial, sedangkan 74% sisanya dipengaruhi faktor lain. Temuan ini memperkuat bahwa media sosial, meskipun bermanfaat sebagai sarana komunikasi dan hiburan, juga berpotensi menimbulkan perbandingan sosial, kecemasan, dan kebingungan identitas, yang menjadi pemicu munculnya quarter life crisis pada individu dewasa awal.
Kata Kunci: quarter life crisis, intensitas penggunaan media sosial, dewasa awal
Daftar Pustaka: 94 (1968-2025)
Kata Kunci: quarter life crisis, intensitas penggunaan media sosial, dewasa awal
Daftar Pustaka: 94 (1968-2025)
Diah Ayu Prameswari - Personal Name
121107057 - Diah Ayu Prameswari
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
150 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...