Kesepian dan Dukungan Sosial Sebagai Prediktor Ide Bunuh Diri Pada Kalangan Mahasiswa di Indonesia
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka ide bunuh diri di kalangan mahasiswa di Indonesia, di mana terdapat beberapa kasus bunuh diri yang terjadi antara 2023 hingga 2024 yang melibatkan mahasiswa. Sehingga hal ini semakin menjadi perhatian khusus dari berbagai pihak. Fenomena ini penting untuk diteliti lebih lanjut karena mahasiswa sering menghadapi tantangan psikologis dan sosial yang dapat memicu perasaan kesepian terutama pada masa transisi kehidupan mereka. Pada penelitian sebelumnya kesepian secara signifikan terbukti memiliki keterhubungan dengan peningkatan ide bunuh diri sedangkan dukungan sosial dapat menjadi faktor pelindung yang mengurangi munculnya resiko bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesepian dan dukungan sosial sebagai prediktor ide bunuh diri pada kalangan mahasiswa dengan rentang usia 18-25 tahun. Responden diperoleh dengan menggunakan teknik convenience sampling, dengan total 464 responden yang ikut berpartisipasi. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara platform google form yang disebarkan melalui media sosial seperti whatsapp, twitter (X), dan instagram. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kesepian yakni dengan UCLA Loneliness Scale Ver. 3 yang mencakup tiga aspek trait, social desirability, dan depression. Dukungan sosial diukur dengan menggunakan instrumen Interpersonal Support Evaluation List (ISEL) Short Version yang mencakup tiga aspek appraisal support, tangible support, dan belonging support. Selanjutnya untuk instrumen ide bunuh diri menggunakan Beck Scale for Suicide Ideation (BSS) yang mencakup tiga aspek active suicidal desire, passive suicidal desire, dan preparation. Analisis dilakukan menggunakan uji regresi berganda untuk menguji pengaruh langsung antara variabel-variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1). Hipotesis pertama diterima yakni β = 0,713, p < 0,05 artinya kesepian memiliki pengaruh positif signifikan dengan ide bunuh diri, hal ini menunjukan jika semakin tinggi tingkat kesepian yang dirasakan oleh individu maka akan semakin besar risiko untuk memiliki ide bunuh diri. (2). Hipotesis kedua juga diterima yakni β = -0,207, p < 0,05 artinya dukungan sosial memiliki pengaruh negatif signifikan dengan ide bunuh diri, hal ini menunjukan jika terjadi peningkatan pada dukungan sosial maka hal ini dapat menjadi faktor pelindung untuk mengurangi risiko ide bunuh diri. (3). Hipotesis ketiga juga diterima p < 0,05 dimana menunjukan bahwa kesepian dan dukungan sosial secara bersama-sama mempengaruhi ide bunuh diri. Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang pentingnya kesepian dan dukungan sosial dalam memprediksi ide bunuh diri di kalangan mahasiswa.
Kata Kunci: dukungan sosial, ide bunuh diri, kesepian, mahasiswa
Daftar Pustaka: 122 (1979-2024)
Kata Kunci: dukungan sosial, ide bunuh diri, kesepian, mahasiswa
Daftar Pustaka: 122 (1979-2024)
Desi Kurniawati - Personal Name
120207008 - Desi Kurniawati
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
174 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...