Gambaran Tahapan Hidup Bermakna pada Wanita Dewasa Awal yang Mengalami Kelumpuhan Sementara
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tahapan pembentukan hidup bermakna pada wanita dewasa awal yang mengalami kelumpuhan sementara pasca kondisi koma. Subjek adalah seorang perempuan berusia 24 tahun yang mengalami koma selama dua hari akibat komplikasi medis dan mengalami kelumpuhan pada tangan kanan setelah sadar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam untuk menggali pengalaman subjektif subjek. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima tahapan dalam proses pembentukan hidup bermakna, yaitu: (1) penderitaan dan krisis makna, ditandai dengan perasaan putus asa, kehilangan arah hidup dan trauma emosional; (2) penerimaan diri atas keterbatasan fisik dan kondisi baru; (3) pencarian makna melalui refleksi terhadap pengalaman hidup, spiritualitas dan kesadaran eksistensial; (4) realisasi makna melalui aktivitas yang memberi kontribusi positif bagi orang lain, seperti mengajar anak-anak dan membantu tetangga; serta (5) penghayatan hidup bermakna yang ditandai dengan rasa syukur, keberdayaan dan tujuan hidup yang lebih jelas. Proses ini didukung oleh faktor eksternal seperti dukungan dari lingkungan sosial serta pengalaman spiritual pasca krisis. Penelitian ini menegaskan bahwa pengalaman medis ekstrem seperti koma dapat menjadi titik balik dalam membentuk makna hidup yang lebih reflektif dan transformatif.
Kata Kunci : Makna Hidup, Hidup Bermakna, Kelumpuhan Sementara, Wanita Dewasa Awal.
Daftar Pustaka : 36 pustaka (1996–2024)
Kata Kunci : Makna Hidup, Hidup Bermakna, Kelumpuhan Sementara, Wanita Dewasa Awal.
Daftar Pustaka : 36 pustaka (1996–2024)
Michelle Thevania Momuat - Personal Name
119107031 - Michelle Thevania Momuat
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
LOADING LIST...
LOADING LIST...