Pengaruh Kelekatan Tidak Aman terhadap Kekerasan Dalam Pacaran pada Perempuan Usia Emerging Adulthood di DKI Jakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui sejauh mana kelekatan tidak aman berpengaruh terhadap kekerasan dalam pacaran pada perempuan usia emerging adulthood di DKI Jakarta. Responden penelitian ini berjumlah 143 perempuan berusia 18–25 tahun, berdomisili di DKI Jakarta, sedang atau pernah menjalin hubungan pacaran, serta pernah mengalami kekerasan dalam hubungan pacaran, meskipun bersifat ringan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional non-eksperimental, dan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara kelekatan tidak aman terhadap kekerasan dalam pacaran (p = 0,000 < 0,05). Semakin tinggi tingkat kelekatan tidak aman, maka semakin tinggi pula tingkat kekerasan dalam pacaran yang dialami responden. Nilai koefisien regresi sebesar 1,668 dan R2 sebesar 0,616 menunjukkan bahwa kelekatan tidak aman mampu menjelaskan 61,6% variasi kekerasan dalam pacaran, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa kelekatan tidak aman menjadi salah satu faktor penting dalam memahami kerentanan perempuan emerging adulthood di DKI Jakarta terhadap pengalaman kekerasan dalam pacaran, khususnya dalam konteks hubungan romantis pada fase perkembangan ini.
Kata Kunci: kekerasan dalam pacaran, kelekatan tidak aman, emerging adulthood
Daftar Pustaka: 43 (2000-2025)
Kata Kunci: kekerasan dalam pacaran, kelekatan tidak aman, emerging adulthood
Daftar Pustaka: 43 (2000-2025)
Sarah Taufik Al Jufri - Personal Name
121107076 - Sarah Taufik Al Jufri
Skripsi PPS
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
141 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...