Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Dampak Kebijakan Proteksi Perdagangan Era Jokowi dalam Sektor E-Commerce terhadap Shopee Periode 2023-2025

Perkembangan teknologi informasi melalui internet telah mendorong transformasi pola perdagangan di Indonesia. E-commerce sebagai bentuk perdagangan era modern memungkinkan pelaku usaha untuk memasarkan produk dan jasa tanpa batasan geografis, termasuk melalui platform e-commerce. Shopee sebagai marketplace terkemuka di Indonesia dengan jumlah penjual cross border terbanyak, memfasilitasi penjual lokal dan global. Hadirnya e-commerce di Indonesia mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan akses pasar, dan menciptakan lapangan kerja baru. Namun, di sisi lain, e-commerce juga menimbulkan persaingan tidak sehat, terutama bagi UMKM, karena adanya praktik seperti predatory pricing. Situasi ini dinilai Jokowi merugikan negara karena adanya kebebasan pengusaha asing yang berjualan di Indonesia. Penelitian ini menganalisis kebijakan proteksionisme Indonesia, khususnya pelarangan impor barang cross border, berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Indonesia Nomor 31 Tahun 2023 yang bertujuan untuk melindungi industri lokal dan UMKM. Studi ini mengevaluasi dampak kebijakan terhadap perlindungan industri dalam negeri, pertumbuhan ekonomi, dan inovasi produk. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menyoroti sebab dan akibat yang muncul selama proses pembentukan kebijakan. Pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana proteksionisme Jokowi berdampak terhadap e-commerce Shopee. Adapun metode penelitian yang dilakukan yaitu secara deskriptif dan menggunakan analisis sumber data berdasarkan library research. Teori yang digunakan adalah proteksionisme dan perdagangan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proteksionisme memiliki peran strategis dalam melindungi industri lokal dari praktik persaingan tidak sehat. Kebijakan ini mendorong Shopee untuk melakukan penghentian program cross border, memperkuat kampanye Shopee Pilih Lokal, serta mengembangkan program Shopee Ekspor guna menciptakan keseimbangan antara pembatasan impor dan peluang ekspor produk domestik. Di sisi lain, kebijakan proteksi berdampak pada keterbatasan pilihan konsumen dan potensi kenaikan harga produk. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi kebijakan secara berkala agar perlindungan industri lokal tetap sejalan dengan dinamika pasar digital dan kebutuhan konsumen. Penelitian juga mengakui keterbatasan ruang lingkup yang hanya terfokus pada Shopee dan periode awal implementasi kebijakan, sehingga kajian lanjutan yang bersifat longitudinal dan lintas platform disarankan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Kata Kunci : Proteksionisme, E-Commerce, Perdagangan Internasional, Shopee.
Novia Sutifani - Personal Name
222131049 - Novia Sutifani
TESIS PMH
Tesis PMH
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
104 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...