Komparasi Strategi Kepemilikan Pesawat Tempur antara Amerika Serikat dan Tiongkok
Penelitian ini mengkaji strategi kepemilikan pesawat tempur oleh dua negara besar, Amerika Serikat dan Tiongkok, dalam periode 2013 hingga 2023. Pemilihan pesawat tempur didasari oleh perannya yang penting dalam mendukung dominasi udara, serta kemudahan untuk diukur. Keunggulan udara menjadi faktor penentu dalam suatu konflik, karena penelitian menunjukkan bahwa penguasaan atasnya dapat meningkatkan peluang kemenangan dalam pertempuran dan keberhasilan operasi militer secara signifikan. Lebih lanjut, penelitian ini mengeksplorasi keunggulan udara melalui pesawat tempur dengan memperhatikan berbagai faktor, seperti anggaran pertahanan kedua negara, khususnya untuk angkatan udara, jenis generasi pesawat tempur yang dimiliki, jumlah pesawat, distribusi skuadron, dan industri penerbangan masing-masing negara. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif serta teori manajemen, keamanan, pertahanan, dan kekuatan udara, penelitian ini menyimpulkan bahwa Amerika Serikat dan Tiongkok memiliki pendekatan yang berbeda dalam meningkatkan kapabilitas pesawat tempurnya. Amerika Serikat mengoperasikan armada pesawat tempurnya sepenuhnya dengan produksi domestik, sementara Tiongkok masih menggunakan pesawat tempur buatan Rusia dalam armadanya walaupun dalam jumlah yang tidak signifikan, yang diprediksi sebagai langkah diplomasi untuk mempererat hubungan dengan Rusia. Meskipun Amerika Serikat tetap menjadi pemimpin dunia dalam hal anggaran pertahanan dan jumlah pesawat tempur, Tiongkok terus meningkatkan anggaran pertahanannya untuk memperkuat kapabilitas militernya.
Kata Kunci: Pesawat Tempur, Strategi Kepemilikan, Kekuatan Udara, Amerika Serikat, Tiongkok
Daftar Pustaka: 63 sumber, 1991 s.d. 2025
Kata Kunci: Pesawat Tempur, Strategi Kepemilikan, Kekuatan Udara, Amerika Serikat, Tiongkok
Daftar Pustaka: 63 sumber, 1991 s.d. 2025
Yokie Rahmad Isjchwansyah - Personal Name
222131017 - Yokie Rahmad Isjchwansyah
TESIS PMH
Tesis PMH
Indonesia
Universitas Paramadina
2024
Jakarta
72 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...