Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Diplomasi Damai Penyelesaian Batas Wilayah Maritim Indonesia dan Filipina Tahun 1994-2014

Tesis ini mengkaji bagaimana diplomasi damai Indonesia menyelesaikan sengketa batas maritim dengan Filipina (1994–2014) serta dampaknya terhadap stabilitas geopolitik Asia Tenggara setelah penetapan batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) pada 2014. Tujuan penelitian adalah menilai efektivitas diplomasi damai dan kontribusinya terhadap stabilitas kawasan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis berbasis studi pustaka. Data dianalisis melalui process tracing atas peristiwa kunci dan analisis tematik untuk memetakan strategi, tantangan hukum-teknis, dan implikasi pada level bilateral serta kawasan.
Hasil menunjukkan bahwa diplomasi damai Indonesia berhasil mewujudkan kesepakatan Agreement concerning the Delimitation of the Exclusive Economic Zone Boundary di Manila (23 Mei 2014). Kesepakatan ini memberi kepastian hukum atas garis batas ZEE Indonesia–Filipina, memperjelas kewenangan penegakan hukum, meningkatkan keselamatan pelayaran dan tata kelola sumber daya, serta membuka kerja sama operasional pasca-delimitasi. Pada tingkat kawasan, kejelasan batas menurunkan potensi gesekan di Laut Sulawesi, mendorong kepatuhan pada prosedur bersama, memperkuat kerangka keamanan maritim ASEAN, dan menjadi preseden positif penyelesaian damai sengketa maritim. Indikator-indikator tersebut menunjukkan perbaikan stabilitas geopolitik kawasan setelah 2014.
Kata kunci: diplomasi damai, delimitasi maritim, UNCLOS 1982, Indonesia-Filipina, ASEAN, stabilitas geopolitik kawasan
Jumlah Pustaka: 88 (tahun 1945-2025)
Khairul Ahyadi - Personal Name
221231007 - Khairul Ahyadi
TESIS PMH
Tesis PMH
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
119 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...