Sikap Association of SOutheast Asian Nations (ASEAN) Terhadap Krisis Politik di Myanmar (2021-2023)
Penelitian dalam tesis ini bertujuan untuk menguraikan sikap yang diambil ASEAN dalam mengatasi krisis politik di Myanmar pada periode tahun 2021 hingga 2023 dan berusaha memahami sejauh mana kontribusi ASEAN dalam menangani krisis politik di Myanmar pada periode tahun tersebut. Tesis ini berusaha menjawab pertanyaan tentang bagaimana sikap yang diambil ASEAN dalam mengatasi krisis politik di Myanmar pada periode tahun 2021 hingga 2023? dan sejauh mana kontribusi ASEAN untuk mengatasi krisis politik di Myanmar pada periode tahun 2021 hingga 2023. Untuk menjawab pertanyaan tersebut penulis menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan menggunakan teori organisasi internasional realis. Data diperoleh dari buku, jurnal, website, wawancara dan dokumen yang terkait dan relevan. Penulis terlebih dahulu menguraikan tentang ASEAN dan proses bergabungnya Myanmar ke ASEAN, fakta-fakta krisis politik di Myanmar dan faktor penyebabnya serta apa saja yang dilakukan ASEAN untuk menangani krisis politik tersebut. Dari uraian analisa tersebut, maka jawaban atas pertanyaan masalah adalah 1) ASEAN telah mengeluarkan berbagai kebijakan pada forum atau konferensi regional sebagai upaya menekan junta militer Myanmar untuk taat pada Five Point Consensus (FPC) yang sudah disepakati, tetapi karena ketiadaan standar yang sama dalam isu-isu seperti demokrasi, perlindungan hak asasi manusia dan isu lainnya yang sejenis maka kesepakatan tersebut lebih banyak diabaikan oleh beberapa negara anggota ASEAN yang memiliki sistem politik yang cenderung menganut autoritarianisme. 2) ASEAN belum mampu berkontribusi secara signifikan dalam menangani krisis politik di Myanmar karena prinsip non-intervensi, dimana ASEAN sebagai organisasi regional tidak memiliki otoritas yang cukup untuk dapat intervensi dalam krisis politik di Myanmar yang dianggap menjadi masalah internal negara anggota ASEAN yang tidak boleh dicampuri oleh negara anggota ASEAN lainnya. ASEAN belum mampu melakukan penataan kembali kekuatan keseimbangan di kawasan Asia Tenggara seperti yang sebelumnya pernah dilakukan. Hasil penelitian ini berkontribusi bagi perkembangan teori organisasi internasional realis dalam memahami peran organisasi internasional di tengah meningkatkatnya konflik global.
Kata Kunci : Sikap, ASEAN, Krisis Politik, Myanmar
Jumlah Pustaka : 130
Kata Kunci : Sikap, ASEAN, Krisis Politik, Myanmar
Jumlah Pustaka : 130
Fitriah Abdul Azis - Personal Name
221131048 - Fitriah Abdul Azis
TESIS PMH
Tesis PMH
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
125 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...