Advanced Search

  • SEARCHING...
  • SEARCHING...

Detail Record


XML

Al-Qur'an sebagai Kitab Dialogis dan Kritis: Kajian atas Kisah Ibrahim AS dalam Perspektif Tafsir Munir Fi Al-Aqidah Wa Al-Syari'ah Wa Al-Manhaj Karya Wahbah Al-Zuhayli (1932-2015)

Tesis ini mengkaji Al-Qur’an sebagai kitab yang dialogis dan kritis dengan fokus pada Sikap Kritis Nabi Ibrahim AS sebagaimana terekam dalam ayat-ayat dialogis Al-Qur’an, ditinjau dari perspektif Tafsir al-Munir karya Wahbah al-Zuhayli. Penelitian ini berangkat dari keyakinan bahwa Al-Qur’an bukan hanya kitab hukum dan ibadah, tetapi juga kitab yang membangun kesadaran berpikir, reflektif, dan kritis. Sikap Kritis Ibrahim AS ditelusuri melalui dialognya dengan berbagai pihak (kaum, ayah, raja, dan bahkan Allah SWT) yang menekankan ketauhidan, rasionalitas, dan keberanian intelektual.
Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan hermeneutika dan analisis deskriptif, melalui kajian terhadap ayat-ayat seperti QS. Al-Baqarah: 258, QS. Al-An’am: 74–80, QS. Maryam: 42, QS. Al-Anbiya’: 58–64, QS. Asy-Syu’ara:

69–83, dan QS. Ash-Shaffat: 102. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wahbah al-
Zuhayli, melalui Tafsir al-Munir, menampilkan penafsiran yang integratif antara akal (‘aql) dan teks wahyu (naql), serta menekankan aspek rasional, kontekstual, dan universal dari dialog Ibrahim AS. Tafsir ini memperlihatkan relevansi Al-Qur’an dalam membentuk karakter kritis, moderat, dan inklusif, serta mampu menjawab tantangan pemikiran kontemporer seperti sekularisme dan ekstremisme.
Kata kunci: Al-Qur’an, Sikap Kritis, Ibrahim AS, Dialog, Tafsir al-Munir, Wahbah al-Zuhayli
Rizki Prayogo - Personal Name
223141001 - Rizki Prayogo
Tesis PMA
Indonesia
Universitas Paramadina
2025
Jakarta
119 hlm
LOADING LIST...
LOADING LIST...