Pengaruh Manipulasi Laporan Keuangan Terhadap Tekanan Keuangan Dengan Mediasi Ekosistem Fraud, Risiko Litigasi, dan Strategi Bisnis (Studi Kasus Bumn/d Tercatat di Indonesia Periode 2017-2022)
Fenomena kebangkrutan BUMN tidak jarang didahului oleh praktik manipulasi laporan keuangan yang biasanya digunakan untuk menyamarkan kerapuhan keuangannya. Panjangnya rentang manipulasi laporan keuangan diduga terjadi akibat pembiaran karena ekosistem fraud yang tinggi. Berulangnya manipulasi laporan keuangan juga menunjukkan penegakan hukum tidak menimbulkan efek jera karena risiko litigasi yang rendah. Selain itu, manipulasi juga mendistorsi efektivitas strategi bisnis BUMN dalam melakukan transforamasi bisnisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara simultan dampak manipulasi laporan keuangan terhadap kebangkrutan dan apakah terdapat efek mediasi ekosistem fraud buruk, risiko litigasi yang rendah, dan pilihan strategi bisnis yang kurang tepat. Sample penelitian ini adalah seluruh BUMN/D yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2022 yang menggambarkan dua periode prapandemi Covid-19 dan pandemi Covid-19. Metode analisis yang digunakan untuk analisis adalah permodelan persamaan simultan. Penelitian ini menemukan bahwa manipulasi laporan keuangan memperburuk tekanan keuangan yang dimediasi oleh ekosistem fraud dan strategi bisnis, namun tidak ditemukan efek mediasi oleh risiko litigasi.
Kata Kunci: manipulasi laporan keuangan, strategi bisnis, ekosistem fraud, risiko litigasi, dan tekanan keuangan
Kata Kunci: manipulasi laporan keuangan, strategi bisnis, ekosistem fraud, risiko litigasi, dan tekanan keuangan