Strategi Diplomasi Pariwisata Halal: Studi Nation Branding Singapura tentang Muslim Friendly Tourism (2019-2022)
Penelitian ini mengkaji strategi diplomasi pariwisata halal Singapura dalam perspektif Hubungan Internasional melalui metode deskriptif kualitatif, yang bertujuan menganalisis implementasi soft power melalui teori nation branding pariwisata halal pada periode 2019-2022. Dengan pendekatan konstruktivis, studi menyelidiki mekanisme Singapura mengkonstruksi identitas diplomatik melalui pariwisata halal sebagai instrumen diplomasi publik dalam merespons tantangan pandemi COVID-19. Penelitian menggunakan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan terkait. Kerangka analisis difokuskan pada transformasi strategi diplomasi, mekanisme adaptasi, dan pembentukan citra internasional. Hasil penelitian menunjukkan Singapura berhasil mengembangkan pendekatan inovatif dalam diplomasi pariwisata halal melalui digitalisasi, integrasi protokol kesehatan, dan kolaborasi lintas aktor. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memahami dinamika soft power, diplomasi publik, dan nation branding di era global kontemporer, serta menawarkan perspektif baru tentang peran pariwisata halal dalam konstruksi identitas diplomatik suatu negara.
Kata Kunci: Diplomasi Pariwisata Halal, Soft Power, Nation Branding, Hubungan Internasional, Singapura
Kata Kunci: Diplomasi Pariwisata Halal, Soft Power, Nation Branding, Hubungan Internasional, Singapura